11 Unit Rumah Warga Desa Bonganan Kecamatan Tinangkung Terbakar, 9 Rumah Rata Dengan Tanah

0
158

BANGKEP || matarakyatindo.com – Sebelas unit rumah ludes dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran di Dusun dua dan Dusun tiga Desa Bonganan, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Minggu (7/2/21), 9 rumah rata tanah.

Api diduga berasal dari salah satu rumah yang oleh penghuninya sedang melakukan aktivitas memasak dengan menggunakan Tungku.

Menurut Babinsa Bonganan, Kecamatan Tinangkung, Sertu Hasbudin, jika Kronologis kejadian berawal, Sekitar pukul 13.55 wita di salah satu rumah milik warga yang merupakan titik awal munculnya api, yakni rumah milik saudara Biroto yang selanjutnya menjalar ke rumah rumah warga disekitarnya.

Warga langsung berupaya membantu untuk melakukan pemadaman, selagi menunggu pemadam kebakaran yang telah dihubungi via Telepon.

Untuk membantu pemadaman, sebanyak 10 orang personel anggota Koramil 1308-10/Salakan di terjunkan ke lokasi, namun dalam proses pemadaman banyak terdapat kendala seperti angin kencang yang turut menerpa perumahan warga yang terbakar, sehingga kobaran api susah di kendalikan.

Satu unit watercanon milik polres Bangkep ikut di terjunkan.

Sekira pukul 14.25 Wita, 1 unit Damkar Pemda Bangkep tiba di lokasi dan langsung membantu proses pemadaman. proses pemadaman kebakaran selesai dengan aman, selanjutnya pihak Damkar berupaya memadamkan puing-puing yang masih terbakar.

Diketahui bahwa sebelumnya rumah bapak Biroto pernah juga terjadi peristiwa kebakaran, namun dapat dipadamkan oleh warga sekitar.

Hal tersebut menunjukan bahwa tidak menutup kemungkinan kalau kejadian kebakaran kali ini merupakan kelalaian dari penghuni rumah bapak Biroto.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya pengamanan dari pihak kepolisian terhadap yang bersangkutan karena dikhawatirkan nantinya 10 korban kebakaran lainnya akan menuntut ganti rugi maupun melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap bapak Biroto dan keluarganya karena warga menduga adanya unsur kesengajaan.

Kondisi pemukiman di Desa Bongganan memang padat dan sebagian besar rumah berbahan dasar kayu yang mudah terbakar.

Untuk menghindari adanya kejadian serupa perlu adanya pembangunan Hydrant untuk nantinya memudahkan aparat pemadam kebakaran untuk memadamkan api di pemukiman padat tersebut.

Reporter : Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here