Dua Tahun Tertunda Akibat Pandemi, GSI Kembali Di Gulir Disdikbud Parimo

0
176

PARIMO matarakyatindo.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menggelar turnamen sepak bola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-kabupaten Parigi Moutong

Turnamen sepak bola GSI merupakan program Bidang Prestasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, yang dilaksanakan berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga ke tingkat nasional tahun 2022.

Kegiatan GSI tersebut di laksanakan dilapangan baliara pada 28/6/2022 pagi Dilapangan Harimau baliara Desa Baliara Kec. Parigi Barat Kab. Parigi Moutong. Diketahui turnamen GSI ini akan dilaksanakan selama 2 hari.

Setelah dua tahun tidak diadakan putaran GSI yang disebabkan adanya pandemi Covid-19, dan Alhamdulilah tahun ini Disdikbud kembali melaksanakan kegiatan ini.

GSI ini bukan hanya menjadi kompetisi bagi para siswa, akan tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, Ucap Sekretaris Disdikbud Parimo, Sunarti, di Parigi, Selasa (28/06/2022). Pada pembukaan.

Ia mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan turnamen GSI ini untuk membina talenta peserta didik di bidang olah raga sepak bola. Selain itu, untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat. Ungkapnya.

“ia. Sunarti. menyayangkan dari enam rayon yang ada. hanya empat rayon yang mengikuti turnamen GSI ini. Ditambahkannya. rayon yang belum mengutus timny. Sunarti berharap tahun depan jangan sampai tidak ikut serta. bebernya.

Dia menuturkan, pemerintah telah menyiapkan ruang-ruang untuk mengekspersikan talenta anak-anak yang mempunyai bakat dibidang olahraga tentunya harus di ikut sertakan.

Lanjutnya. Pihak sekolah harus mengikutkan dan mendukung para siswa, dalam mengembangkan minat dan bakat mereka agar potensi mereka bisa di kembangkan. Urai Sunarti

Dia, menambakannya. kegiatan ini telah diberi dana oleh Pemerintah Pusat yang di dalamnya ada program pembinaan bakat peserta didik. Jadi saya berharap. “Kalau bisa berilah ruang bagi para siswa untuk mengasa bakat mereka.

Sebab ini kesempatan bagi mereka. Serta menambah pengalaman, jangan hanya bermain dengan bola plastik di lingkungan sekolah, sesekali ajak mereka bisa bertanding melawan siswa dari sekolah yang berbeda. Pungkasnya.

 

DENI

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here