2020, UMSK Morowali mengalami Kenaikan 

0
136
Tampak Suasana Rapat di ruang Kadis Trananaker Morowali (Foto : Patar)

Morowali || matarakyatindo.com Upah Minimun Sektoral Kabupaten (UMSK) Morowali pada tahun 2020, mengalami kenaikan dibandingkan UMSK tahun lalu (2019, red).

Pada tahun 2019 UMSK Morowali ditetapkan sebesar Rp.3.300.000, tahun 2020 ini naik menjadi Rp.3.600.000, yang berarti nominal kenaikan Rp.300.000.

Kenaikan itu sudah resmi ditandatangan lewat SK Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, Nomor:561/509/Dis.Nakertrans- G-ST/2019 menetapkan UMSK Morowali sebesar Rp. 3.600.000 untuk sektor Pertambangan dan Rp. 3.200.000 untuk sektor Perkebunan.

Hal tersebut pun di tindaklanjuti Dinas Transnaker Kab.Morowali dengan melakukan sosialisasi UMSK kepada perwakilan serikat buruh, pihak Perusahaan, Kadin dan Pemda Morowali dalam hal ini Dinas Transnaker sebagai mediator.

Tampak Suasana Rapat di ruang Kadis Trananaker Morowali (Foto : Patar)

Sosialisasi dilangsungkan di Kantor Dinas Transnaker Morowali (7/1), dipimpin Kadis Rahman Toppo didampingi Sekretaris Nakertrans Drs Ichsan Lamidu, MM, Kabid Hubungan Industrial Syarat Kerja Dan Jaminanan Sosial Dan Ketenagaakerjaan Ahmad, ST, Kasi Hubungan Industrial Nurcholis, SP, Ketua Kadin Morowali Hamid Hasim, Perwakilan PT BDM Arifin, Perwakilan PT Tamaco Graha Krida Teny serta Perwakilan Serikat Pekerja yang ada di Kab.Morowali.

Olehnya, berdasarkan SK tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti dan dipatuhi oleh pihak perusahaan terkait masalah UMSK, sehingga para karyawan bisa mendapatkan haknya berdasarkan surat keputusan Gubenur Sulteng tersebut.

”Kepada pihak perusahaan baik sektor tambang maupun perkebunan tentang SK  penetapan UMSK, yang telah di tandatangani Gubernur Sulteng tahun 2020, agar di pedomani dan di laksanakan oleh semua perusahaan baik sektor tambang maupun perkebunan”, Terang mantan Kadis Kominfo itu kepada media ini.

Reporter : Patar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here