7 Orang Anggota Teroris di Tangkap Densus 88 di Pohuwato Gorontalo

0
348

Gorontalo, Pohuwato || matarakyatindo.com Densus 88 Antiteror Polri menangkap 7 orang terduga teroris di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Kabar tersebut dibenarkan Polda Gorontalo.

“Benar, ada 7 orang yang diamankan oleh Densus,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Wahyu Tri Cahyono saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Belum diketahui lokasi detail dan identitas 7 terduga teroris yang ditangkap. Wahyu juga belum merinci soal jaringan teroris dari 7 orang yang ditangkap tersebut.

Informasi yang dirangkum media Tim Densus 88 ini berhasil menangkap ketujuh terduga teroris tersebut di Kecamatan Randangan dan Kecamatan Duhiadaa. Dalam penangkapan itu, tim Densus juga turut menyita dan mengamankan empat pucuk senjata api yang diduga kuat milik terduga teroris itu.

Setelah ditangkap, seluruh terduga teroris ini langsung diterbangkan menuju Jakarta untuk menjalani proses hukum. Hingga kini pihak kepolisian Gorontalo tidak bisa membeberkan identitas mereka, sebab itu merupakan kewenangan Mabes Polri yang melakukan penangkapan.

Meski begitu, ia tidak bisa memberikan keterangan lebih terkait penangkapan tersebut. “Untuk mengulas lebih jauh terkait penangkapan ini adalah Mabes Polri. Karena mereka yang melakukan penangkapan,” Tambah mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Sementara Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra juga membenarkan penangkapan 7 terduga teroris di Kabupaten Pohuwato.

“Ya benar ada penangkapan terduga teroris,” ungkap Teddy.

Menurut Teddy, penangkapan ketujuh terduga teroris ini terjadi di dua kecamatan berbeda yakni Kecamatan Randangan dan Kecamatan Buntulia.

Setelah ditangkap, ketujuh terduga teroris ini kemudian dibawa menuju Jakarta melalui jalur penerbangan. Sejauh ini, kepolisian belum memberikan identitas dari terduga teroris tersebut.

Kepala Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato Rahmawati Polumulo mengatakan, bahwa dirinya menyaksikan langsung penangkapan yang terjadi di desanya.

Menurutnya, dari tujuh teroris itu, empat di antara teroris tersebut tinggal di desa yang dipimpinnya. Saat ditangkap, tidak ada perlawanan dari pihak terduga teroris.

“Saya menyaksikan langsung penangkapan itu. Kalau di desa saya ada sekitar empat orang dan langsung dibawa serta senjata api,” ia menandaskan.

Kabar serupa dikonfirmasi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKBU) Pohuwato, Usman Pulumuduyo. Namun Usman juga tidak mengetahui terduga teroris yang diamankan.

“Benar terduga teroris, kalau yang sempat kita tahu tempat kejadian ada di Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa. Kalau di Desa Buntulia Jaya, ada empat orang, satu orang Desa Duhiadaa, kalau yang satu itu saya tidak tahu alamatnya di mana, namanya siapa,” kata Usman saat dihubungi terpisah.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here