Aliansi Masyarakat Pakuli Tolak Mega Proyek PLTA Gumbasa, Ini Tuntutanya

0
65

SIGI | matarakyatindo.com – Pembangunan merupakan sebuah amanah yang memiliki konstitusi, namun apa jadinya jika hal mengabaikan hak dasar masyarakat.

Belum lagi berdampak ke lingkungan yakni rencana pembangunan Mega Proyek PLTA Gumbasa berkapasitas 156 MW (Mega Watt).

Hal tersebut telah santer serta beredar diberitakan di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Sigi hingga menimbulkan keresahan pada masyarakat terlebih petani pengguna air yang ada di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa.

Demikian disampaikan koordinator lapangan Aliansi Masyarakat Pakuli (AMP) Menolak Pembangunan PLTA Gumbasa, yang dikomandoi Mohammad Efendi.

Puluhan massa aksi tersebut mendatangi Kantor Kecamatan Gumbasa guna mempertanyakan kerjasama dengan pihak perusahaan.

“Sungai ini satu-satuya sumber pengairan Sawah, dimana mayoritas masyarakat mengandalkan Aliran Sungai Gumbasa Olehnya kami dari ‘Aliansi Masyarakat Pakuli menolak Pembangunan PLTA Gumbasa dan meminta menghentikannya,” tegas Koorlap Rendy.

Berikut sejumlah tuntutan AMP diantaranya, tidak adanya transparansi terhadap masyarakat yang berada di area pembangunan PLTA yang menerima dampak akibat pembagunan PLTA, masyarakat Desa Pakuli merasa di abaikan dari proses persetujuan masyarakat (PADIAPATA ) dari setiap pembangunan.

Sementara dikesempatan yang sama Ronald mewakili Gapoktan mengatakan bahwa pemerintah kecamatan telah mengkhianati masayakat dengan menutupi informasi tentang rencana pembangunan PLTA Gumbasa.

“Kami dari aliansi masyarakat pakuli (AMP-red) meminta kepada pihak penggagas dan pelaksana pembangunan PLTA Gumbasa untuk berdialog dengan masyarakat,” pinta Ronald.

Olehnya mengultimatum jika tuntutan mereka tak di indahkan oleh pihak kecamatan Gumbasa dan para pihak penggagas serta pembangunan PLTA, maka dalam waktu 3×24 jam masyarakat kami akan melakukan manuver atau demo lebih jauh lagi.

Adapun pada kesempatan itu, hadir pula gabungan aliansi yakni diantaranya, KPLH PALAPI, KPA GUMPALA, Pemuda Tani
Serta dihadiri pihak Pemerintah Gumbasa, perangkat Desa se-kecamatan,  BPD, Kasubsektor gumbasa, Danposramil Gumbasa dan Aliansi Masyarakat Pakuli. (BIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here