Selangkah Lagi.!! IAIN Palu Akan Beralih Status Menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palu

0
2077

Palu – matarakyatindo.com Alih Status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu ke Universitas Islam Negeri (UIN) selangkah lagi, yakni menunggu dicabutnya moratorium di tahun 2020 mendatang.

Sejumlah persyaratan yang dipersyaratkan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam telah dipenuhi oleh IAIN Palu, baik itu berkaitan dengan aspek akademik, ketenagaan, mahasiswa, sapras, maupun manajemennya.

Aspek-asek tersebut telah dipresentasikan oleh Rektor IAIN Palu Prof. Dr. Sagaf S Pettalongi dihadapan Prof Sugito dari UIN Jakarta, yang ditunjuk khusus oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam untuk mendampingi sejumlah IAIN yang ingin beralih status ke UIN.

Dari presentasi dan pemeriksaan proposal, IAIN Palu berhasil mendapatkan tiket untuk direkomendasikan beralih status dari IAIN ke UIN. Untuk mendapatkan tiket rekomendasi, minimal harus mengantongi nilai 300 ke atas, jika hanya mengantongi nilai 299 tipis kemungkinan bisa mendapatkan rekomendasi.

Sekalipun dalam pemeriksaan itu, aspek sapras IAIN Palu masih terbilang lemah, khususnya perpustakaan dan Laboratorium. Namun setelah rektor IAIN Palu menyakinkan Prof Sugito, bahwa diakhir 2019, dipastikan perpustakaan dan Laboratorium itu sudah dapat dioperasikan, karena anggaran pembangunan kedua gedung tersebut telah ada dan siap dilelang, akhirnya bisa mendapatkan nilai.

“Setelah diyakinkan bahwa diakhir 2019, dipastikan perpustakaan dan Laboratorium itu sudah dapat dioperasikan. Akhirnya, keduanya bisa mendapatkan nilai setengah,” jelas Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. Sagaf S Pettalongi, Selasa (30/7/2019).

Untuk mendukung persiapan peralihan status itu, IAIN Palu kembali mempersiapan dua fakultas umum yang baru, proposal dan borang kedua fakultas itu kini tengah disusun, masing-masing Fakultas Sosial Sains dan Fakultas Kesehatan Masyarakat, masing-masing memiliki empat prodi.

“Dengan demikian, IAIN Palu kedepan akan memiliki enam fakultas,” Ungkap rektor.

Tidak cukup sampai disitu, rektor juga memastikan setelah beralih status ke UIN, fakultas agama akan dikembangkan menjadi beberapa fakultas. Sebab identitas utama UIN adalah fakultas agama. Tidak bisa kata rektor, fakultas umum yang mewarnai fakultas agama, malah sebaliknya fakultas agama yang harus mewarnai fakultas umum.

“Intinya IAIN Palu sudah sangat siap untuk beralih status, tinggal menunggu moratorium dicabut dan menunggu ketetapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (PAN-RB), karena Menpan-RB yang menentukan,” jelasnya lagi.

Untuk IAIN Palu kata rektor, punya pengalaman beralih status dari STAIN ke IAIN, proses peralihan status tersebut tidak jauh berbeda dengan peralihan status dari IAIN ke UIN.

Reporter : Fandy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here