Anleg ‘Doyan Selingkuh’ Takut Berhadapan Dengan Wartawan Dalam Proses Mediasi

0
565

PARIMO | matarakyatindo.com – Kasus dugaan ‘perselingkuhan’ oknum anggota DPRD Parigi Moutong hingga kini terus menuai kritik warga. Bahkan perwakilan Lembaga Merah Putih Parimo Risman mendorong kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Parigi Moutong untuk menelaah laporan masyarakat.

Menurut Risman, sebagai wakil rakyat harusnya dirinya bisa menjaga marwah pribadi sebagai panutan rakyat. Bukan hanya sebagai prilaku yang tidak baik dimata rakyat, seperti melakukan hubungan gelap dengan istri orang lain. Dan ini dianggap sebagai perusak rumah tangga orang.

Apa lagi saat dilakukan pertemuan mediasi pertama dengan Dewan Adat Patanggota Parigi beberapa hari yang lalu untuk menelisik cuitan tulisan wartawan terkait dugaan ‘selingkuh’ bersangkutan, seharusnya ada titik terangnya.

Tapi, saat pihak Dewan Adat Patanggota Parigi melakukan rujukan hasil konsultasi Dewan Adat Patanggota Parigi dengan inisial PP oknum Anleg Parimo periode 2019 – 2024 akhirnya tidak terklarifikasi.

“Kalau memang dugaan itu tidak benar, kenapa mestinya takut dipertemukan dengan wartawan yang menulisnya. Itu sama halnya meludah keatas tapi yang kena justru wajahnya sendiri” ungkap Risman.

Bahkan Ketua Dewan Adat Patanggota Parigi H. Andi Tjimbu Tagunu sangat menyayangkan atas ketidak-pedulinya oknum anggota dewan atas undangan yang merujuk kepada hasil konsultasi Dewan adat.

“Kami rasa permasalahan ini harus ditindaklanjuti, karena perilaku oknum sudah memalukan Partainya sendiri serta marwah wakil rakyat yang terhormat itu” tekan Magau (Radja) kepada media ini usai pertemuan di Rumah Galara Desa Parigimpu’u Kecamatan Parigi Barat, Sabtu (19/10/19) siang tadi.

Lantas apa tanggapan Badan Kehormatan Dewan terkait cuitan dugaan kasus selingkuh oknum anleg yang telah beredar luas di medsos saat ini ?

Menurut politisi Demokrat Drs H. Suardi mengatakan bahwa Badan Kehormatan Dewan tetap akan memproses laporan masyarakat jika laporan sudah sampai.

“Kami selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dan kami selaku Ketua BK siap menindaklanjuti persoalan ini. Jika benar tentu kewajiban BK hanya sebatas melaporkan kepada Ketua DPRD Parimo dan Ketua Partai bersangkutan” ujarnya beberapa hari lalu kepada media ini.

Reporter : P’De Husain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here