Ayo Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Agar Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan PJAS

0
23

PARIMO || matarakyatindo.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Palu Provinsi Sulawesi Tengah gelar Advokasi Kelembagaan Desa, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) bertempat di gedung lantai dua kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (4/2/2021).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Bupati H.Badrun Nggai, SE dan dihadiri Kepala Balai POM Palu Fauzia Ferdiansyah S.Si, Apt, kadis ketahanan pangan, kadis perindag, Plt kadis kesehatan, Plt kepala Bappelitbangda dan juga dihadiri secara virtual melalui Videoconverence oleh Direktur pemberdayaan masyarakat dan pelaku olahan pangan (PMPU) Badan POM RI Erma Setyawati S.Si, Apt, ME.

Wakil Bupati, Badrun Nggai dalam sambutannya memberikan apresiasi serta dukungan terhadap adanya program Balai POM di Palu.

Program tersebut, dapat membantu pencegahan stunting dan di Parigi Moutong gerakan keamanan pangan desa, PJAS dan program pasar aman dari bahan berbahaya akan dilaksanakan di Kecamatan Ampibabo yakni di Enam desa lokus stunting dan 14 Sekolah Dasar.

Wakil Bupati menambahkan pemerintah Kabupaten akan memprioritaskan peningkatan pengawasan produk pangan lokal yang lebih baik dan berkualitas serta meningkatkan pengawasan produk pangan dari bahan berbahaya dan akan mereplikasi percontohan pasar aman dari bahan berbahaya.

Dikesempatan itu, kepala Balai POM Palu Fauzia Ferdiansyah S.Si, Apt mengatakan bahwa Advokasi kelembagaan desa pasar aman dari bahan berbahaya dan PJAS bertujuan untuk menjamin mutu serta,keamanan serta kualitas produk makanan yang di produksi, beredar dan di komsumsi oleh masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Fauzia diperlukan kordinasi dengan lintas sektor untuk menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan Desa Pangan Aman, Pasar Aman dari Bahan Berbahaya dan Pangan Jajanan Anak Sekolah secara terpadu serta memetakan program dan kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan tersebut.

Fauzia menambahkan, pelaksanaan program tersebut akan dilakukan selama enam bulan dengan berbagai tahapan yang sudah disiapkan.

Sementara itu, melalui Videoconverence Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Badan POM Republik Indonesia, Erma Setyawati S.Si,Apt,ME meyambut baik pelaksanaan Advokasi Kelembagaan Desa, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah (PJAS).

Erma berharap kegiatan tersebut dapat diikuti seluruh stakeholder terkait baik tingkat kecamatan, desa, pelaku usaha makanan maupun sekolah yang telah ditetapkan untuk pelaksanaan program tersebut.

Erma menambahkan, pelaku usaha makanan merupakan salah satu faktor penting dalam usaha penurunan stunting.

“Pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) dapat meningkatkan kesehatan masyarakat” tutup Erma. (**)

Sumber : Humas Pemda Parimo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here