Banggar DPRD Desak Kepihak TPAD Untuk Mengangkat Sisi Pendapatan Daerah

0
205

PARIMO || matarakyatindo.com – Edisi Lanjutan Rapat Pembahasan Raperda APBD Tahun 2020 oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggran Pemerintah Daerah (TAPD) yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Sementara DPRD Rabu (20/11/2019) berlangsung Alot.

Pembahasan Raperda saat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sayutin Budianto Tongani S.Sos bersama Wakil Ketua I Faisan dan diikuti sejumlah Anggota Badan Anggaran DPRD lainnya.

Sementara dari TAPD yang hadir yaitu Sekretaris Daerah H Ardi Kadir MM selaku Ketua TAPD bersama Personil TAPD lainnya, diantaranya Kepala Bappelitbangda Zulfinasran MAp, Kepala Badan Pendapatan Daerah Yasir, Kepala BPKAD Yusrin.

Rapat tersebut merupakan Lanjutan Rapat dihari sebelumnya (Selasa, 19 November 2019) yang diskorshing karena Ketua dan beberapa Personil TAPD saat itu berhalang hadir, sehingga dilanjutkan hari ini.

Dalam kesempatan itu, beberapa anggota Banggar, salah satunya Alfres M.Tinggoroh MSi melayangkan sejumlah pertanyaan kepada TAPD berkaitan dengan postur APBD, baik dari Sisi Pendapatan, Belanja dan lainnya.

“Kalau soal pajak itu adalah yuran wajib pada negara dan bisa ‘dipaksa’, sementara untuk retribusi wajib diberikan pelayanan baru kita bisa menariknya. Kalau tidak dilakukab maka sistim pelayanan nantinya tidak punya dasar kita menarik retribusi” ujarnya.

Senada, Lely Pariani politisi Golkar Dapil Lima katakan, TAPD harus kinsekuen, jangan hanya retorika, TAPD harus jelas berapa nilai kenaikan target PAD yang di inginkan jika dibandingkan dengan target PAD tahun sebelumnya.

Disini Pemerintah daerah harus lebih terukur untuk menghitungnya agar jelas asas manfaatnya secara historis. Jika hanya perhitungan diatas kertas, maka sudah jelas tidak akan tercapai harapan untuk menaikan PAD kita.

“Jangan pemerintah hanya memperkirakan nilai keinginan PAD yang bukan target sebenarnya. Ini harus menjadi tanggungjawab untuk menentukan nasip daerah ini untuk lebih baik kedepannya” pungkasnya.

Apa jawaban TAPD ? Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah, Yasir mengatakan bahwa untuk meningkatkan pendapatan asli daerah tentu bisa dilakukan komunikasi antar OPD penghasil sebagaimana yang di-inginkan Banggar saat ini, singkatnya.

Reporter : Sumardin | Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here