Bawaslu Cermati Potensi Dinasti Politik di Pilkada 2020

0
112

JAKARTA | matarakyatindo.com – Dikutip dari berita KOMPAS.com pagi ini, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan, pihaknya sedang mencermati potensi dinasti politik pada pilkada 2020.

Menurut Abhan, dinasti politik menjadi salah satu indikator dalam indeks kerawanan pilkada 2020.

“Soal itu (sedang dicermati) termasuk bagian sekian indikator (dalam indeks kerawanan). Rencananya nanti akan kami paparkan, ” ujar Abhan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Abhan menuturkan, sebenarnya sah-sah saja jika ada keluarga pejabat atau keluarga kepala daerah ikut dalam pilkada. Dia menyebut hal tersebut bagian dari hak politik warga negara.

“Pengawasannya pun sama. Semua sama di mata hukum. Kami akan awasi setiap kegiatan kampanye yang dilakukan,” tuturnya.

Hal ini, kata dia, terkait potensi penyalahgunaan wewenang atau sumber daya tertentu dalam kampanye para calon kepala daerah dari dinasti politik.

Lebih lanjut, Abhan menuturkan Bawaslu saat ini sedang menyelesaikan penyusunan indeks kerawanan pilkada 2020 dengan memetakan setidaknya empat poin.

“Beberapa di antaranya poin penyelenggaraan, poin kontestasi dan poin penyelenggara pilkada yang kita selesaikan. Insya Allah awal Maret kami rilis,” tambah Abhan.

Diberitakan, sejumlah keluarga kepala daerah dan pejabat telah mendeklarasikan dirinya maju di pilkada 2020. Salah satunya, Marlin yang merupakan istri Wali Kota Batam.

Marlin telah mendeklarasikan diri maju di pilkada Kepulauan Riau sebagai calon wakil gubernur.

Selain itu, ada Ikhfina Fahmawati yang merupakan istri mantan Bupati Mojokerto, Musthofa Kamal Pasha yang juga mendeklarasikan diri maju di pilkada Mojokerto 2020. (##)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here