Beli Gas 3 Kg di Kotaraya Mepanga Wajib Sertakan Fotocopy KK

0
539

Parimo – matarakyatindo.com Warga di Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong Tepatnya di Wilayah Kotaraya kembali mengeluh, karena setiap saat membeli gas 3 Kg di pangkalan harus memakai fotocopy Kartu Keluarga (KK).

Menurut warga Jika tidak menyerahkan fotocopy itu, maka pangkalan tidak memberikan gas tersebut.

Mbak Minah (46) warga Kotaraya, Kecamatan Mepanga, kepada media matarakyatindo.com Rabu (1/4) mengatakan, pihaknya merasa ada kejanggalan saat membeli gas ukuran 3 Kg di pangkalan, karena harus menyerahkan fotocopy KK.

Pemilik pangkalan tidak bisa menjual gas jika tak disertakan foto kopi KK tidak diserahkan. Seharusnya, kata Mbak Minah, pemerintah harusnya mencari persyaratan lain atau tidak perlu persayaratan saat membeli gas 3 Kg.

“Persyaratan membeli gas pakai KK sangat memberatkan kami warga yang tinggal di pedalaman. Setiap kami membeli gas, kami harus pergi ke tempat foto kopi yang lumayan jauh dan juga kami takut pada satu saat disalah gunakan pula,” katanya.

Hal senada disampaikan Mbak Aisyah, warga setempat, Diakuinya sejak beberapa bulan terakhir ini persyaratan membeli gas 3 Kg harus bawa foto kopi KK, sehingga bagi warga yang belum punya KK jadi kalang kabut.

“Kalau dahulu kita membeli gas 3 Kg cukup menyerahkan uang yang sesuai harga het yang telah di tetapkan oleh pihak Pertamini kepada pangkalan gas elpiji, tapi sekarang wajib sertakan fotocopy KK, tahun depan entah persyaratan apalagi yang dibuat pemerintah saat membeli gas 3 Kg,” kata Mbak Aisyah.

“Apakah tidak ada persyaratan lain yang ringan dan tak memberatkan warga. Bagaimana jika ada warga yang KK-nya hilang, apakah dapur mereka dibiarkan tak berasap. Untuk itu, Pertamina harus meninjau kembali persyaratan tersebut,” kata warga lainnya.

Saat ini masyarakat sudah susah karena sering langkanya gas ukuran 3 Kg. Tak hanya itu, katanya, biasanya ada juga beberapa agen yang ingin mencari keuntungan lebih dan akhirnya gas tersebut dijual dengan harga tinggi.

“Jadi beban masyarakat jangan ditambah dengan persyaratan yang sangat rumit seperti itu, belum lagi kita harus mengantri berjam-jam, dan akhirnya tidak beroleh sama sekali tabung gasnya” tegasnya.

Reporter : Yunus

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here