Bentuk Transparansi, Pemdes Pelehu Gelar Rapat Usulan Musdus APBDes 2020

0
614

Gorontalo, Bilato – matarakyatindo.com Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020 yang nantinya akan digelar kantor Desa Pelehu Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo

Penetapan APBDes nantinya akan dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, BPD, LPM, tokoh pemuda dan warga Desa Pelehu.

Kepala Desa Pelehu Iran Yusuf, menyampaikan, mesti kegiatan ini merupakan lanjutan pada kegiatan untuk tahun 2020 yang sempat tertunda akibat banyaknya kegiatan yang tidak kalah pentingnya, dalam pembahasan kali ini di harapkan bersama sama dapat menyimak isi Raperdes APBDes yang akan di musyawarahkan bersama.

Sesuai dengan aturan, anggaran dari semua program kegiatan desa, yakni ADD, DD, Banprov, dan Bagi Hasi Pajak (BHP), semua anggaran dialokasikan ke beberapa kegiatan program pembangunan desa.

“Kegiatan penetapan anggaran APBDes tahun 2020 ini dilakukan secara transparan dan melibatkan semua pihak dari unsur BPD, LPM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala Dusun, serta semua unsur warga, sehingga diharapkan kedepan berjalan lancar serta kondusif, yang pastinya program pemerintah yang sebelumnya belum terlaksana, akan di lanjutkan pelaksanaannya untuk periode kali ini, dimana yang kembali diamanatkan oleh masyarakat untuk menjadi kepala desa di periode kedua, yang tentunya besar harapan kami selaku pemerintah desa untuk bersama-sama dengan masyarakat demi membangun desa pelehu kearah yang lebih baik lagi” ujar Iran Yusuf.

Iran Yusuf mengatakan, salah satu indikator keberhasilan desa adalah terciptanya proses pelaksanaan yang baik serta atas prakarsa aspirasi masyarakat desa yang disampaikan melalui musyawarah dusun (Musdus) untuk di lanjutkan ke tingkat musyawarah desa (Musdes).

Dalam perencanaan desa, ada Musdes yakni musyawarah penetapan RKPDes (Rencana Kerja Pembangunan Desa) dan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) serta musyawarah penetapan APBDes atau anggaran pendapatan dan belanja desa.

“Hal ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, diperiode kedua ini kami kembali akan menyusun RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa)” tambah Iran.

Sementara itu, Ketua BPD Pelehu Djebrin Ntue, A.Ma juga menjelaskan, musdes merupakan wadah masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sebagai perwakilan dari masing-masing lingkungan Dusun.

“Diharapkan dari semua perwakilan masyarakat aktif untuk menyampaikan pendapat sehingga hasil keputusannya bisa berkualitas, yang terpenting adalah terciptanya kecintaan terhadap masyarakat desa pelehu, sehingga warganya memiliki kesadaran dalam pelaksanaan APBDes nanti tahun 2020 mendatang,” pungkas Djebrin.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here