BPS Kab. Parimo Menggelar Rakorda, Kejar Data Satu Indonesi

0
99

PARIMOmatarakyatindo.com Rapat Koordinasi (RAKOR)tentang pendataan Awal Registrasi Sosial, Rakor dengan mengusung Tema Mencatat Untuk Membangun Negeri. yang dilaksanakan oleh BPS Kabupaten Parigi Moutong (PARIMO) Sulawesi Tengah Kamis 22/9/202. Di Hotel Ludya Kelurahan Kampal.

Dalam Rakor. Ketua Panitia Elvhira Rosiana Tirayo, SST, M.Stat mengatakan, “kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan koordinasi dan konsolidasi eksternal dan internal dalam rangka pelaksanaan kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

“Elvhira. meyampaikan terkait dengan Menyebarluaskan pelaksanaan kegiatan pendataan awal, regsostek kepada pemerintah daerah yaitu Bupati, Camat dan Kepala Desa, dan juga kepada seluruh aparat TNI dan Polri di wilayah NKRI.

Dalam pendataan di barak militer, suku terasing atau daerah terpencil, apartemen yang susah di tembus serta mendorong keikutsertaan Masyarakat Umum untuk menyampaikan informasi yang akurat dalam kegiatan awal Regsosek. Ujarnya.

Rakor yang dilaksanakn oleh BPS Parimo sebanyak 20 orang, baik dari instansi eksternal 41 orang, camat 23 orang serta diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting 283 peserta yang terdiri dari Lurah dan Kepala Desa Se Kabupaten Parigi Moutong.”imbuh Elvhira.

Sementara itu, kepala BPS Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Statisi ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus koordinator wilayah Parigi Moutong dalam registrasi sosial Ir. Yaslin Hendrita Tansala, M.Si mengatakan bahwa pendataan Regsosek ini adalah implementasi dari arahan Presiden Joko Widodo.

Terkait perbaikan data, menyusun registrasi sosial ekonomi sehingga pihak BPS langsung bergerak dengan melaksanakan pendataan awal registrasi sosial ekonomi satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Ia menjelaskan, Program ini akan menyasar 100 % penduduk Indonesia untuk dilakukan Registrasi Pendataan urgensi, Dia menambahkan pelaksanaan program ini ialah masih terbatasnya data sosial ekonomi yang mencakup semua penduduk.

Untuk penentuan target program pembangunan, belum terlaksananya kontrol standar kualitas dan ketepatan waktu pemutakhiran serta data target program masih sangat sektoral.”ungkapnya.

Tujuan pelaksanaan ini ialah menangkap Dinamika perubahan kesejahteraan Masyarakat, peningkatan pelayana publik serta sebagai data rujukan untuk integrasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi nantinya. Terangnya.

“Dikatakannya. Akan ada 715 petugas BPS yang akan turun melakukan pendataan di seluruh wilayah kabupaten parigi moutong. Lugas Yaslin.

 

Sumber Prokopimda 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here