Breaking News : Proses Mediasi Hutang Bupati Rp4,9 M di PN Parigi ‘Mangkir Lagi’

0
686
Hartono, SH, MH selaku Kuasa Hukum penggugat memberikan penjelasan kepada awak media di PN Parigi (Foto : Sumardin)

PARIMO – matarakyatindo.com – Untuk yang kedua kalinya, proses mediasi ‘hutang’ Rp4,9 Miliar antara pihak penggugat (pengusaha) dan tergugat (Bupati Parimo) di Pengadilan Negeri (PN) Parigi tertunda lagi alias ‘mangkir’.

Pihak tergugat (Bupati) Samsurizal Tombolotutu nampaknya tidak terlihat di Kantor PN Parigi, Senin (22/9/2019) pagi tadi. Namun yang dihadirkan hanyalah kuasa hukum tergugat (1) Sahrudin Ariestal SH.

Dalam sesi wawancara bersama sejumlah media, kuasa hukum tergugat mengatakan bahwa atas gugatan Hance Yohanes (pengusaha) terkait pinjam meminjam uang terhadap tergugat (1) Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu adalah tidak benar, “Ini bukan masalah hutang” kata Sahrudin.

Kisah ichwalnya yaitu, pada tahun 2017 lalu, ketika dilakukan pertemuan antara Bupati dan Pengusaha (Hance) yang berlangsung di Kantor Bupati itu di fasilitasi oleh Nico Rantung atas permintaan sang pengusaha sendiri.

Dalam pertemuan secara empat mata itu, tidak satupun kalimat yang muncul dari ‘bibir’ seorang Bupati terkait pinjam meminjam atau soal permintaan bantuan. Namun setelah keluar dari Kantor Bupati lanjut kuasa hukum tergugat ini, sang pengusaha ini merespek terhadap pernyataan Bupati dengan mengatakan kepada Nico Rantung “Bos kau itu bagus, nanti pilkada ini akan saya bantu” ujarnya.

Saya perlu tegaskan kembali, bahwa terkait pinjam meminjam itu tidak ada kata Sahrudin (kuasa hukum). Namun dari konteks ini telah tercipta dengan sendirinya soal keinginan pengusaha (Hance) kepada Nico bahwa dirinya akan membantu pilkada Parimo.

“Jadi kata-kata pinjam meminjam menurut saya sebagai kuasa tergugat adalah mengada-ngada!!!pak Bupati sekalipun tidak pernah mengatakan meminjam kepada siapapun. Untuk jelasnya nanti kita lihat di fakta persidangan nanti” tutur Sahrudin Ariestal SH pagi tadi.

Sahrudin Ariestal SH, kuasa hukum tergugat (Foto : Sumardin)

Lantas apa respon dari kuasa hukum penggugat setelah mendengar ulasan kuasa hukum tergugat (1) di PN Parigi ? Menurut kuasa hukum penggugat Hartono SH MH, bahwa apa yang disampaikan oleh kuasa hukum tergugat adalah kewenangan mereka yang tidak bisa dipungkiri.

Namu, kata Hartono bahwa kewajiban dirinya sebagai penggugat tetap berada pada kewajibannya. Yang jelasnya, sesuai dengan gugatan yang ada bahwa tergugat (1) telah melakukan ‘Wanprestasi’ terhadap klaien kami.

“Ulasan kuasa hukum tergugat (1) kami tidak membantah hal itu…! Dan nanti kita buktikan dipersidangan nanti” kata Hartono selaku kuasa hukum penggugat.

Reporter : SUMARDIN / DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here