BRI AMPANA DILEMPAR BOM MOLOTOV

0
137

PALU | matarakyatindo.com – Hari Minggu tanggal 15 Maret 2020 jam 07.30 wita di BRI unit Ampana benar telah terjadi pelemparan bom molotov di dalam ruangan BRI Unit Ampana Kabupaten Tojo Una Una.

Pada saat sdr. Ajwir ( Satpam BRI ) sedang melaksanakan tugas piket, tiba-tiba datang seorang laki-laki menggunakan Mobil Pick Up Daihatsu Gran max warna Silver, saat di depan pintu Satpam sdr. Ajwir menyapa “ada perlu apa Pak? dan Pelaku menjawab mana pak Febry? Satpam mengatakan tidak Ada hari ini libur.

“Saat itu juga pelaku langsung kembali ke mobil dan mengambil tiga botol bom molotov. Satpam sempat mencegah tetapi pelaku tetap melemparkan bom molotov kedalam bank BRI Ampana dan meledak sehingga menimbulkan kebakaran dan kerusakan Bank BRI”.

Pelaku selanjutnya melarikan diri sambil mengatakan kepada petugas satpam ‘jangan sentuh dus setrika yang di taruh di area parkir karena itu BOM’.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan beberapa orang saksi, akhirnya pelaku sekitar pukul 11.00 wita berhasil ditangkap oleh tim Resmob Polres Tojo Una una di Desa Podi Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una una.

Identitas pria yang diduga tersangka berinisial T, umur 60 tahun, pekerjaan wiraswasta, agama Islam, Alamat Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Malotong Kecamatan Ampana Kabupaten Tojo Una Una.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara motif dari pelaku sudah merencanakan untuk melakukan pelemparan bom molotov didasari karena merasa tidak puas dengan karyawan bagian kredit (pak Febri) dimana saat pelaku akan menanyakan rencana pengajuan kredit dijawab oleh karyawan bank (pak Febri) bisa diberikan pinjaman lagi tetapi hanya 5 juta-6 juta saja, atas jawaban tersebut pelaku kesal dan tidak puas.

Untuk diketahui pelaku di Bank BRI unit Ampana mempunyai pinjaman kredit sebesar Rp 40 Juta, dan pinjaman tersebut bermasalah atau menunggak 5 bulan (Rp 2 juta/bln).

Sehingga dasar itulah pihak Bank tidak dapat memberikan pinjaman lebih banyak lagi. Tersangka dalam melakukan aksinya seorang diri dan sudah direncanakan.

Sementara tadi siang hasil tindakan dari tim Jibom subden Gegana Detasemen B Satbrimobda Sulteng, satu buah kotak setrika yang dikatakan tersangka merupakan bom, setelah dibuka ternyata kotak kosong.

Barang bukti yang diamankankan adalah
Satu buah botol bir yang merupakan salah satu bahan yg dipersiapkan oleh pelaku untuk merakit bom Molotov.

Satu unit kendaraan roda empat merk Daihatsu grandmax warna silver jenis pick up dan Satu buah kotak setrika kosong.

Kabidhumas Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Didik Supranoto, SIK membenarkan kejadian pelemparan bom molotov di Bank BRI Unit Ampana Kabupaten Tojo Una Una pada Minggu 15 Maret 2020 Pukul 07.30 wita.

“Tersangka sudah berhasil diamankan tadi siang pukul 11.00 wita yang diketahui berinisial T (60 tahun) yang kesal atau sakit hati karena tidak dapat diberikan pinjaman kredit sesuai harapannya” jelas Didik.

Kata Didik, dimana oleh pihak Bank, tersangka sebelumnya sudah diberikan pinjaman kredit sebesar Rp 40 Juta dengan angsuran Rp 1,2 Juta/bulan tetapi mengalami tunggakan kredit selama 4 bulan.

Namun pelaku berupaya untuk pinjam uang ke bank lagi, tapi oleh petugas bank bisa diberikan pinjaman tetapi hanya Rp 5 Juta atau Rp 6 Juta. Hal itulah yang membuat kekesalan pelaku sehingga melakukan aksi nekat tersebut.

Tersangka dijerat pasal 187 KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama dua belas tahun, kata Didik.

Sumber : Subbid Penmas Bidhumas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here