Diduga ‘Hugel’ Oknum Kades & Bawahannya Tercium Warga, Masa Tuntut Kades Mundur

0
639

PARIMO || matarakyatindo.com – Puluhan masa Gabungan aliansi peduli masyarakat desa Sumber Agung Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong pada Rabu (20/1/2021) mendatangi kantor desanya menuntut Kepala desa untuk meletakan Jabatannya.

Aksi menyuarakan turunkan kades dari jabatannya itu ditengarai dugaan atas perbuatan asusila antara sang oknum kades dengan oknum aparatnya, yang berujung atas kecurigaan masyarakat terhadap gelagat oknum kades, hingga amarah aliansi tak terbendung.

Informasi yang di himpun matarakyatindo.com, untuk aksi demo yang dilakukan oleh sebagian masyarakat desa Sumber Agung menuntut sang Kades lepaskan jabatannya karena diduga sudah menyalahi norma sebagai oknum pemimpin yang tidak mencerminkan ahlak yang baik.

Burhan Aliyudin selaku korlap menjelaskan jika aksi aliansinya yang melakukan demo merupakan kekecewaan terhadap tindakan oknum kades. Ini berawal atas dugaan perbuatan asusila atau hubungan gelap antara oknum kades dengan aparatnya. Apalagi yang bersangkutan sama-sama masih berstatus belum cerai, ujarnya.

Pihaknya menduga, hubungan asmara itu sudah terjalin lama, apalagi hubungan itu berujung penyewaan kamar kost didesa kotaraya. Berawal dari sinilah timbul kecurigaan warga yang berujung aksi menurunkan kades dari jabatanya.

“Aksi kami ini menuntut tegas BPD untuk memproses oknum kades dan menyurati Bupati untuk mengeluarkan rekomendasi pemberhentian, namun perwakilan kami saat berdialog bersama oknum kades, dihadiri Sekcam Mepanga, Kapospol dan Oknum Aparat, ternyata dibantah oleh kades Sumber Agung” terang Burhan Aliyudin

Padahal dalam aksi perbuatan ‘selingkuh’ oknum kades sudah terang dan jelas seperti menyewa kos-kosan untuk ‘pertemuan’, tapi dibantahnya.

“Semua tuduhan tidak benar. Terkait penyewaan kamar kos itu hanya untuk kepentingan bisnis, sebab itu hanya privasi” bantah Kades disesi dialog bersama perwakilan tokoh masyarakat desa Sumber Agung.

Sementara, saat para aliansi meminta oknum aparat selingkuhan ‘Kades’ di hadirkan dalam dialog, ternyata tidak dihadirkan. Inilah membuat kami selaku aliansi peduli masyarakat desa Sumber Agung merasa ‘kesal’ hingga berbuntut penyegelan Kantor desa Sumber Agung untuk sementara, tapi tidak terwujud. (**)

Penulis : Tim matarakyatindo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here