Diduga Lecehkan Profesi Pengacara di Medsos, Pemilik Akun Facebook Kini Dilaporkan Ke Polisi

0
944

PARIMO || matarakyatindo.com Merasa Marwah Kehormatan Profesi Advokat dilecehkan, para pengacara Parimo melaporkan atas postingan akun Facebook milik FS ke Polres Parigi Moutong Selasa (8/9/2020).

Laporan tersebut bermula dari tindakan yang dilakukan akun Facebook bernama FS yang diduga telah menghina profesi Advokat.

Dalam laporan tersebut, dilaporkan telah melecehkan profesi pengacara. Selain itu juga dilaporkan atas dugaan pelanggaran terhadap UU Informasi dan Transaksi Elektronik. ITE)

Screenshot Cuitan Akun Facebook FS yang diduga telah melecehkan Pengacara (Foto : Facebook)

Dalam postingan yang mengatakan  PENGACARA KARDUS MULAI BERKELIARAN DI PARIGI MOUTONG, KERJANYA MAKAN KIRI KANAN ALIAS PEDA SANGIR tersebut membuat Aliansi Advokat Parigi Moutong merasa profesi mereka dilecehkan.

Sumitro SH MH, saat ditemui dihalaman mako polres Parimo membenarkan atas aduannya.

“Ya kami melaporkan Hari ini, siang ini kami melaporkan, untuk dugaan tindak pidana penyerangan terhadap kehormatan profesi advokat yang diduga dilakukan oleh FS” Ujar Sumitro, SH, MH pada media matarakyatindo.com

Sumitro menjelaskan apa yang dilakukan oleh FS tersebut merupakan bentuk pelecehan serius terhadap profesi Advokat yang ada di Parimo.

“Apalagi mencatut nama pengacara Karena itu, kami menegaskan, perlu memberikan pelajaran tegas atas perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku” Tuturnya.

Lanjut dia, Profesi Advokat juga dilindungi oleh ketentuan Undang-Undang dan kode etik profesi advokat.

“Advokat juga dalam menjalankan profesinya, pasti bertindak untuk dan atas kliennya, ini merupakan Suatu penghinaan terhadap profesi advokat, dan telah menodai citra marwah advokat” Bebernya.

Menurutnya bahwa Advokat dalam menjalankan tugas dilindungi oleh undang-undang bertindak atas nama klien dengan beritikad baik.

“Kami merasa oknum tersebut tak beretika baik dan sudah melecehkan profesi advokat yang beracara di Parimo, kami meminta yang bersangkutan harus mengklarifikasikan atas cuitan stories di akun Facebook miliknya” Tambahnya.

Diakuinya, Meskipun cuitan itu sudah di hapus oleh oknum FS, namun pihaknya masih menyimpan dan itulah menjadi dasar Advokat melaporkannya untuk mendapatkan kepastian hukum yang berlaku.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here