Diduga Lecehkan Profesi Pengacara Melalui Akun Facebook, Akhirnya Oknum dilaporkan ke Polisi

0
96

Wartawan : Deni Renaldi / Editor : Sumardin (Pde) 

PARIMO | matarakyatindo.com – Merasa Marwah Kehormatan Profesi Advokat dilecehkan, para pengacara di Parimo melaporkan atas postingan akun Facebook milik FS ke polres Parigi Moutong Selasa (8/9/2020).

Laporan tersebut bermula dari tindakan yang dilakukan oleh oknum melalui akun Facebook berinisial FS yang diduga telah menghina profesi Advokat.

Inilah bentuk cuitan di Face Book

Dalam laporan tersebut, sejumlah pengacara mendatangi Polres Parimo membawa bukti postingan pelecehan profesi pengacara, karena dinilai melakukan dugaan pelanggaran terhadap UU Informasi dan Transaksi Elektronik.(ITE).

“Siang ini kami melaporkan, untuk dugaan tindak pidana penyerangan terhadap kehormatan profesi advokat yang diduga dilakukan oleh FS” kata sejumlah advokat.

Dalam postingan yang mengatakan “PENGACARA KARDUS MULAI BERKELIARAN DI PARIGI MOUTONG, KERJANYA MAKAN KIRI KANAN ALIAS PEDA SANGIR, membuat  aliansi advokat Parigi Moutong merasa profesi mereka dilecehkan.

Demikian ungkapan Sumitro SH MH, saat ditemui dihalaman mako polres Parimo yang membenarkan atas aduannya. “Iya kami melaporkan Hari ini juga” tuturnya.

Sumitro menjelaskan, apa yang dilakukan oleh FS tersebut merupakan bentuk pelecehan serius terhadap profesi Advokat yang ada diparimo. Apalagi telah mencatut nama pengacara.

Karena itu, ia menegaskan, perlu memberikan pelajaran tegas atas perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,n ujarnya.

Kata Sumitro, Profesi Advokat, juga dilindungi oleh ketentuan Undang-Undang dan kode etik profesi advokat.

Advokat juga dalam menjalankan profesinya, pasti bertindak untuk dan atas kliennya. Ia katakan bahwa penghinaan terhadap profesi advokat adalah menodai citra marwah advokat, terangnya.

Mantan Anggota DPRD Parimo ini menambahkan, Advokat dalam menjalankan tugas dilindungi oleh undang-undang dan bertindak atas nama klien dengan beritikad baik.

“Kami merasa oknum tersebut tak beretika baik dan sudah melecehkan profesi advokat yang beracara di Parimo, dan  kami meminta agar yang bersangkutan harus mengklarifikasikan atas cuitan stories di akun Facebook miliknya.

Meskipun cuitan itu sudah di hapus oleh oknum FS namun kami masih menyimpan dan dari dasar itulah kami melaporkannya untuk mendapatkan kepastian hukum yang berlaku, tegasnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here