Diguyur Hujan Selama 4 Jam, Puluhan Rumah Warga Desa Ogomolos Terendam Banjir

0
888

Parimo || matarakyatindo.com Empat jam diguyur Hujan deras wilayah Utara kabupaten Parigi Moutong, sebagian wilayah di Kecamatan Mepanga dan sekitarnya di genangi air banjir, tak terkecuali Desa Ogomolos juga ikut terendam banjir, Minggu (31/05/2020)

Dikabarkan tanggul sungai Mepanga yang berada di Desa Malalan, yang juga diketahui berbatasan dengan Desa Ogomolos Kecamatan Mepanga ikut Jebol akibat tak mampu menampung besarnya debit curah hujan dan derasnya arus air akibat diguyur hujan selama kurang lebih empat jam itu sejak pukul 12.30 – 16.30 WITA

Akibat Jebolnya tanggul sungai Mepanga mengakibatkan puluhan rumah warga dusun 1 Desa Ogomolos ikut terendam air setinggi paha orang dewasa, pantauan matarakyatindo.com di lokasi sungai Mepanga, tanggul yang seharusnya dianggap mampu menahan air, akhirnya ‘menyerah’ karena tak mampu menahan derasnya arus banjir.

Menurut warga Dusun 1 Desa Ogomolos, hujan yang mengguyur kurang lebih empat jam itu membuat tanggul sungai jebol dan menggenangi pemukiman warga dan sawah sekitar sungai.

“Air mulai masuk dan menggenangi pekarangan kami begitu cepat, tak butuh waktu lama air sudah masuk dalam rumah kami, Ini sering terjadi bila banjir datang. tutur warga setempat” Ujar Amir warga setempat yang rumahnya ikut terendam banjir.

Dia juga mengatakan tanggul yang jebol kurang lebih 10 meter itu harus di perbaiki, pasalnya bila tak segera dibenahi air akan tetap mengalir ke pemukiman warga setempat, dan tetap menggenangi rumah warga.

“Meskipun nantinya tak banjir lagi, dikhawatirkan bila tak segera di antisipasi tanggul akan tetap membesar dan menjadi jalan air yang baru” Bebernya.

Saat di temui di lokasi banjir, Kepala Desa Ogomolos, Nuryanto, menjelaskannya bahwa pihak pemerintah Desa Ogomolos sudah berkoordinasi baik pihak Kecamatan dan juga pihak Dinas PU provinsi untuk menyampaikan permasalahan jebolnya tanggul sungai Mepanga ke Dinas PU Provinsi

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak BPBD yang tiba di lokasi banjir terkait penanggulangan bencana, pihaknya berharap dinas PU Provinsi yang memiliki kewenangan, untuk segera mungkin memperhatikan kondisi tanggul yang jebol tersebut, agar warga tak lagi di khawatirkan soal air banjir” Ungkapnya

“Kami selaku Pemerintah Desa berharap adanya perbaikan dan pengerukan agar tidak lagi ada luapan air sungai ketika hujan deras, dan warga bisa merasa aman dan terhindar dari air banjir, bila ini tidak segera mungkin di lakukan upaya pengerukan dan perbaikan, sudah dipastikan akan berdampak pada banjir bandang” Ucapnya.

Kini warga untuk sementara mengungsi kekerabat dan tetangga untuk menghindari genangan air yang masuk dalam rumah warga.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here