Dinas Dukcapil Parimo Tetap Buka Pelayanan Walau Pandemi Covid-19

0
102
PARIMO || matarakyatindo.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Parimo tetap buka pelayanan seperti biasanya meski di tengah pandemi Covid-19, mengingat masih banyak warga yang butuh kelengkapan administrasi kependudukan.
Demikian pernyataan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ir Lewis saat disambangi wartawan matarakyatindo.com pagi tadi, Selasa (19/1/2021).
Menurutnya, pelayanan perekaman KTP-e, kartu keluarga, dan adminduk lainya tetap berjalan seperti biasa. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat umum yang membutuhkan kelengkapan administrasi kependudukan.
“Kami sadar betul akan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan  adminitrasi kependudukan masyarakat Parimo tanpa membatasi pelayanan setiap hari kerja, meski demikian sistem protokoler kesehatan tetap jalan, ujar Lewis.
Menurut Lewis, kebutuhan masyarakat akan adminduk ditengah pandemi Covid-19, baik itu KTP-e, kartu keluarga (KK), Kartu identitas anak(KIA), akte kematian dan lainya sangat urgensi, maka Disdukcapil sendiri terus memberikan pelayanan terbaik kepada setiap masyarakat yang datang.
Untuk menghindari calo karena antrian yang banyak kata Lewis, pihaknya  lebih mengutamakan pelayanan masyarakat yang bisa terbantukan.
“Pelayanan ini dimaksudkan agar masyarakat bisa menghindari komplain dan memudahkan pelayanan  masyarakat, apalagi yang datang dari jauh karena hanya urusan adminduk yang sudah mengeluarkan biaya besar dan waktu.
Namun untuk saat ini sambung Kadis Dukcapil, bahwa untuk pencetakan KTP-e dan kartu KIA masih dalam proses penginstalan aplikasi baru, sebab mesin cetak sebelumnya di gantikan yang baru.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa mencetak, karena ini salah satu kebutuhan seperti KTP-e pemula dan pergantian status” tutur Lewis.
Untuk kedepannya, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah desa terkait pelayanan kependudukan. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam hal persyaratan kependudukan, seperti penambahan kartu keluarga ataupun perubahan anggota keluarga, namun saat ini baru kartu keluarga yang langsung di cetak di kantor desa menggunakan kertas khusus, ujarnya.
Sesuai dengan instruksi Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri yang kini terus melakukan upaya inovasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) online di tengah pandemi Covid-19. Kini masyarakat sudah bisa mencetak dokumen kependudukan seperti KK, akta kelahiran, surat kematian sendiri di rumah tanpa antre.
Lewis juga menegaskan, seluruh dokumen kependudukan (kecuali KTP-el dan KIA) yang bisa dicetak dengan kertas putih HVS hanya bisa terwujud berkat digitalisasi dan tanda tangan elektronik (TTE) yang diterapkan Dukcapil secara massif, ujar Lewis.
Reporter : Deni Renaldi / Editor : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here