Disdukcapil Terus Berbenah Mendekatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan

0
660
Nampak Terpantau Kabid Informasi Kependudukan, Yamin T. Noho sedang melakukan pengawasan di ruang kerja Pengambilan KTP (Foto : Sumardin || P'De)

PARIMO – matarakyatindo.com – Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) adalah suatu sistem informasi yang ditumbuh-kembangkan berdasarkan prosedur-prosedur pelayanan administrasi kependudukan dengan menerapkan sistem teknologi informasi dan komunikasi guna menata sistem administrasi kependudukan di Indonesia.

Nampak Terpantau Kabid Informasi Kependudukan, Yamin T. Noho sedang melakukan pengawasan di ruang kerja Pengambilan KTP (Foto : Sumardin || P’De)

Atas dasar inilah sehingga Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Parimo berdasarkan pantauan matarakyatindo.com terus berbenah dalam upaya mendekatkan pelayanan administrasi yang cepat dan terabdet.

Kepada media ini Kadis Kependudukan & Catatan Sipil Parimo melalui Kepala Bidang Informasi Kependudukan (Inpoduk) Yamin Taha Noho SE mengatakan, pelayanan pembuatan KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Nikah dan sebagainya bagi warga Parimo saat ini sudah lebih baik dan cepat.

Menurutnya, dalam aturannya, SIAK melayani pendaftaran penduduk dan pencacatan sipil berdasarkan peristiwa kependudukan (population events) dan peristiwa penting (vital events) yang dialami oleh penduduk sejak lahir hingga meninggal dunia.

“Data kependudukan yang tersimpan dalam basis data yang keluarannya antara lain: Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Nikah, dan sebagainya” terangnya.

Yamin katakan, Administrasi Kependudukan sekarang sudah dilayani secara online atau daring. Daring sendiri dulu singkatan dari ‘dalam jaringan’, jaringan yang dimaksud adalah network yaitu keterhubungan antar komputer, yang kerennya disebut sebagai internet.

Sedangkan pelayanan administrasi kependudukan secara daring ini dituangkan dalam sebuah Peraturan Menteri. Yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Daring. Ingat ya,… daring itu maksudnya online, tuturnya.

Warga yang datang mengurus kebutuhan informasi kependudukannya kata Yamin telah ditata sedemikian hingga, seperti menggunakan nomor antrian elektronik untuk mempermudah pelayanan masyarakat.

Jika terdapat ada kekeliruan penyerahan data dari desa, pihaknya memberikan bimbingan agar data yang dimasukan harus sesuai data dari desanya.

“Kantor kami masih menggunakan 10 loket. Untuk satu loket disediakan khusus untuk loket helpdesk artinya untuk loket bantuan pencarian data kependudukan” kata Yamin yang low profile ini.

Reporter : Sumardin || Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here