DPD IMM Gorontalo: Presiden Jokowi Gagal Mengurus Papua

0
443

Gorontalo, matarakyatindo.com Persoalan rasisme yang diduga jadi alasan pemisahan diri sebagian warga papua menjadi kajian tersendiri bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Gorontalo.

Pasalnya, pemisahan diri yang kian menguat di benak sebagian warga Papua ini di nilai akan menjadi awal munculnya konflik di setiap daerah yang ada di Indonesia.

Menurut Rahmat G. Ebu Selaku Ketua DPD IMM terpilih, Tragedi papua tidak lepas dari konflik kemanusiaan. hingga saat ini, papua masih terus bergejolak akibat rasisme yang terjadi di beberapa daerah itulah menjadi asas lahirnya gerakan tersebut, dan pada akhirnya merambat pada gerakan separatis papua merdeka hingga saat ini.

“saya menilai ini merupakan konflik yang harus segera di seriusi, karena dapat berakibat fatal jika gejolak ini terus dibiarkan. Bukan kemudian mengutus pasukan TNI – Polri yang berlapis-lapis pada akhirnya tiba disana disambut dengan agenda membunuh atau dibunuh oleh OPM, dalil menjaga stabilitas keamanan negara dasarnya, namun hilangnya nilai kemanusian di bumi pertiwi menjadi akibatnya”, tegasnya

Rahmat juga menambahkan bahwa pemerintah juga pelan-pelan mengambil kebijakan soal kenaikan BPJS dan tarif dasar listirik, yang bagi mereka (read: DPD IMM Gorontalo) hal tersebut adalah kesalahan fatal pemerintah dalam mengambil kebijakan.

“Bukannya menyelesaikan konflik papua malah mengambil kebijakan- kebijakan yang tidak pro rakyat”, ketusnya. Selasa, (3/9/19).

“Dalam waktu dekat, jika tidak ada langkah yang serius dari Presiden, maka saya pastikan, Kader IMM akan turun ke jalan untuk mendorong sikap pemerintah yang acuh terhadap soal kemanusiaan dan soal keutuhan NKRI. Presiden Jokowi Gagal Mengurus Papua”, tutupnya.

Reporter : Hamdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here