Dua Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo Dihajar Orang Tak Dikenal

0
622

Gorontalo | matarakyatindo.com – Rencana mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk melakukan aksi damai hari ini, Sabtu dan Minggu (19-20/10/2019) ternyata langsung didengar oleh aparat Kepolisian setempat.

Tapi sebelum hajatan aksi mahasiswa itu akan dilaksanakan, rupanya dari Anggota intel Polres telah meminta untuk bertemu dengan beberapa mahasiswa yang ingin melaksanakan aksi pada hari sabtu dan minggu ini (19-20/10/19).

Berdasarkan hasil telusur, rupanya Inti dari pertemuan tersebut adalah, pihak intel Polres Kabupaten Gorontalo meminta agar mahasiswa untuk tidak melakukan aksi pada hari Sabtu tersebut.

Akan tetapi dari pihak mahasiswa yang tergabung dalam aliansi kesatuan aksi mahasiswa Gorontalo tetap akan melaksanakan hajatannya, walaupun ada larangannya.

“Kami diminta untuk tidak melaksanakan aksi, tetapi kami menolak, kami tetap akan melaksanakan aksi karena kebebasan berpendapat dimuka umum dijamin oleh UU Nomor 9 tahun 1998”, Ungkap Jufri selaku korban yang dipukul oleh orang yang tak dikenal.

Aksi yang direncanakan ini hanya aksi damai untuk memperingati presiden agar diperiode kedua ini, salah satunya agar tidak ada lagi kenaikan Tarif biaya listrik dan kenaikan BBM, Tambah Jufri.

Korban dalam aksi bejat ini adalah Jufri dan Hendrik musali mahasiswa fakultas Usuludin dan Dakwa IAIN Sultan Amai Gorontalo.

| Redaktur matarakyatindo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here