Dua Rujab Wakil Rakyat Dilalap Si jago Merah Sore Tadi, Sumber Api Belum Diketahui

0
1116

PARIMO | matarakyatindo.com – Moment Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah ternyata membawa bencana kepada dua orang wakil rakyat di Parigi Moutong Kamis (13/5/2021) sore sekira pukul 05.20 WITA.

Dua rumah jabatan wakil rakyat, yaitu Rujab Ketua Dewan Kabupaten Sayutin Budianto dan Rujab Wakil Ketua Satu Faisan (Lelo) Badja dilalap sijago merah hingga membuat pemilik rumah disekitar Rujab semakin panik.

Pantauan media ini sekira pukul 17.30 WITA, nampak terlihat beberapa warga melakukan penanganan darurat di Rujab Ketua Dewan dengan menyiram api menggunakan ember, namun ganasnya api terus merambah hingga kerujab Wakil Ketua Satu.

Api terus mengamuk hingga pukul 17.40 WITA, sementara dari tim pemadam kebakaran belum juga tiba di tempat kejadian perkara (TKP) Kelurahan Maesa Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Tapi dengan semangat warga terus berjuang melawan api yang sudah membesar, namun semua sia-sia.

Setelah pukul 17.55 WITA, tim pemadam kebakaran baru terdengar bunyi sirene yang mengaung-ngaung dan mulai memasuki TKP untuk menerobos Rujab yang terbakar dan diperkirakan amukan api sudah memakan badan rumah jabatan hingga 75 persen.

Berdasarkan pengakuan warga sekitar bernama Asril warga Maesa Parigi yang melihat awal kejadian terbakar rujab menyebut bahwa sumber api pertama berada di rujab Ketua Dewan sekitar pukul 17.25 wita di bagian belakang.

“Saya dengar suara orang di Rujab berteriak ada api. Saya langsung ke TKP lalu melakukan pemadaman menggunakan ember. Tapi hanya 10 menit api sudah membesar dan menerobos rumah jabatan sebelahnya milik Wakil Ketua Satu Lelo. Namun ganasnya api dengan tiupan angin membuat warga yang membantu kewalahan” kata Asril.

Dia menyebut saat api sudah membesar, terlihat ada tiga buah mobil dibelakang Rujab Ketua Dewan terjebak dan belum terselamatkan. Tapi beruntung ada satu warga yang mencoba menyelamatkannya, ujarnya.

“Tidak ada korban jiwa. Tapi seperti semua barang di dalam Rujab habis dilalap sijago merah, walaupun pihak pemadam kebakaran tiba di TKP”, kisahnya.

Dirinya meminta kepada Pemerintah Daerah khususnya bagian pemadam kebakaran untuk selalu sigab setiap saat bila ada kejadian seperti ini.

“Tak ada kata libur bagi pemadam kebakaran demi untuk keselamatan. Makanya kami berharap kiranya pihak pemadam kebakaran harus sudah memiliki tehnik penanganan khusus yaitu menyiapkan anggota pemadam yang bekerja bergerak cepat” harapnya.

Hingga berita ini terekspos, belum diketahui dari mana asal sumber api tersebut karena pihak berwajib belum bisa memberikan keterangannya karena masih dalam penanganan pengamanan wilayah TKP.

Api terlihat redup setelah usai Sholat Maghrib, namun diangkasa masih terpantau kemerahan dan asap hitam membumbung tinggi dilangit Maesa. (**)

Wartawan : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here