Dugaan ‘Pemalsuan’ Ijazah Salah Seorang Anleg Parimo Akhirnya Menjadi Tersangka…! Begini Penjelasan BK DPRD Parimo

0
1116
Wartawan : Sumardin (Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Anggota Legislatif Parigi Moutong dari Partai Perindo yang diduga melakukan ‘pemalsuan’ Ijazah saat mendaftar sebagai calon legislatif (caleg) akhirnya menjadi tersangka oleh penyidik Polda Sulteng.

Penetapan tersangka dalam kasus ijazah palsu itu merupakan anggota DPRD Parimo (Sulteng) dari daerah pemilihan (dapil) III wilayah Kecamatan Palasa hingga Kecamatan Ongka Malino inisial WM.

Drs H Suardi (Ketua Badan Kehormatan) DPRD Parimo (F-Pde)

Kepada matarakyatindo.com, Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parimo (Sulteng) Drs H. Suardi membenarkan bahwa anggota DPRD inisial WM asal daerah pemilihan III telah ditetapkan penyidik Polda menjadi tersangka.

“Surat yang kami terima dari Polda terkait penetapan tersangka saudara WM dengan nomor : B/906/VIII/2020/Ditreskrimum tertanggal 24 Agustus 2020 perihal penyampaian penetapan status tersangka Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong” urai politisi Demokrat asal Dapil Satu ini.

Suardi mengatakan, dalam hal status penetapan tersangka WM soal dugaan Ijazah Palsu, telah dikenakan tiga pasal KUHP, yaitu pasal 226, pasal 263 dan pasal 264, “Nanti kita lihat perkembangan selanjutnya” ungkapnya, Sabtu (29/8/2020).

Sementara itu, Sekertaris Partai Perindo DPC Parigi Moutong Jhoni Telong saat dikonfirmasi media ini, belum ingin berkomentar. Namun intinya bahwa untuk kasus ijazah palsu oleh anggota Dekab dari Partai Perindo masih menunggu kelanjutannya.

“Kami masih menunggu kelanjutan hasil pemeriksaan WM di Polda. Tapi jika wartawan sudah mengetahui lebih awal, berarti sudah ada titik terangnya” tutur Jhoni malam ini melalui ponselnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here