Elemen Masyarakat dan Politisi Peduli Pemilu Damai Laksanakan Deklarasi

0
371

Gorontalo – matarakyatindo.com Element masyarakat dan politisi peduli pemilu damai laksanakan deklarasi pemilu damai Kamis, 02 Mei 2019.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal yang bertemakan “Dengan Halal Bihalal Kita Tingkatkan Tali Silaturahmi Dan Kepedulian Antar Sesama” tersebut bertempat dimasjid An Nur Desa Luwo’o Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo serta dihadiri oleh element masyarakat, tokoh masyarakat dan politisi.

Dalam kegiatan tersebut, element masyarakat dan politisi peduli pemilu damai menyatakan sikap:

1. Mendukung kepada KPU dan Bawaslu untuk bekerja secara Transparan, Jujur, Terbuka dan tidak terpengaruh dengan hiruk pikuk media sosial
2. Mendukung TNI-POLRI dalam mengamankan jalannya tahapan pemilu 2019
3. Mengajak masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan beredarnya berita hoax
4. Mengajak kepada seluruh element masyarakat dan politisi untuk menunggu dengan tenang dan sabar hasil pemilu dari KPU.

“Kita syukuri pemilhan umum baik pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden di Gorontalo ini Alhamdulillah Aman. Ini satu gambaran pada kita bahwa masyarakat gorontalo itu tidak mau cari hal”. Ungkap Adhan Dambea yang juga selaku tokoh masyarakat dan politisi senior berpengaruh di provinsi gorontalo..

Adhan menambahkan bahwa masyarakat Gorontalo meskipun fanatik pada calonnya namun sudah menyalurkan aspirasinya dan menggunakan hak pilihnya tetapi tidak sampai menimbulkan masalah yang besar dan berharap agar masyarakat menerima hasil keputusan dengan senang hati.

“Masyarakat gorontalo yang penting sudah menyalurkan aspirasinya dan menggunakan hak pilihnya, walaupun mereka agak keras dan fanatik sama calon-calon tapi tidak sampai menimbulkan masalah besar. Oleh karena itu, dengan kondisi yang ada sekarang ini satu gambaran pada kita yang terjadi sekarang ini kita berharap apapun hasil akhir baik legislatif maupun presiden dan wakil presiden kita semua menerima dengan segala senang hati, itu yang paling utama”. Pungksnya.

Adhan juga melihat bahwa masyarakat gorontalo tidak berlebihan fanatismenya dan masih wajar saja serta belum ada oknum-oknum tertentu yang melakukan hal yang tidak benar karena terancam calonnya.

“Kalau saya melihat gorontalo ini tidak ada yang berlebih-lebihan dia punya fanatisme, masih yang wajar-wajar saja, orang dukung ini orang dukung itu, itu hal yang wajar. Belum ada oknum-oknum tertentu misalnya karena terancam calonnya melakukan hal yang tidak benar dan ini yang harus kita jaga agar supaya benar-benar gorontalo ini aman”. Cetusnya.

Terkait hoax, adhan berharap agar media juga bertanggung jawab dan menterjemahkannya agar bisa diluruskan sebab masyarakat biasa masih sulit mengantisipasi berita hoax.

“Hoax ini pengaruhnya pada masyarakat biasa yang tidak tahu apa-apa. Oleh karena itu, kita semua harus menterjemahkan lewat media ini hoax. Artinya, kalau ada berita-berita hoax harus diluruskan itu dan itu tanggung jawab media soalnya kasihan masyarakat kalau masyarakat biasa begitu baca oh butul ini padahal hoax dan ini masalah sekarang. Oleh karenanya, saya kira tanggung jawab media juga untuk meluruskan, menyampaikan pada seluruh masyarakat, itu yang paling penting”. Tutupnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan jabat salam oleh semua masyarakat sebagai bentuk persaudaraan dan saling memaafkan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Reporter : Hamdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here