Empat Orang Pelaku Narkotika Jenis Shabu Wilayah Moutong ‘Diciduk’ Tim Res-Narkoba Polres Parimo

0
3336
Wartawan : Sumardin (Pde) / Deni

PARIMO | matarakyatindo.com – Berbicara kasus Narkotika di Wilayah Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, memang tak bisa secepat itu memutus mata rantainya. Namun dari jajaran Sat-Narkoba Polres Parimo tak henti-hentinya ‘mengejar’ pelaku pemakai dan pengedar kristal syetan.

Buktinya, hanya tempo tiga pekan, jajaran Sat-Narkoba berhasil mengungkap kasus narkoba, terbanyak diwilayah Utara Parigi Moutong dengan ‘menciduk’ empat pelaku hanya lima hari berdasarkan laporan masyarakat.

Pengungkapan kasus narkoba sebagaimana yang disampaikan Kapolres Parimo AKBP Andi Batara Purwacaraka SH, SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Masiara kepada sejumlah awak media, Jumat pagi (25/9/2020) bahwa untuk tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu saat ini sangat ‘membahayakan’.

Buktinya, dari hasil kerja Sat-Narkoba Polres Parimo ada empat pelaku narkoba ditangkap, berdasarkan laporan masyarakat, sehingga tim anggota Sat-Narkoba langsung melakukan penyilidikan di TKP.

“Berawal dilakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Mepanga dan sekitarnya pada pukul 14.30 Wita TKP desa Ogotion, tim lapangan sat-Narkoba melakukan penangkapan kepada tersangka A (30) alias M dan tersangka S (24) pada hari Jumat (18/9/20) sekira pukul 20.30 wita dan ditemukan barang bukti (BB)” urainya.

Dari perkembangan awal lanjutnya, terungkap lagi pelaku narkoba selanjutnya yaitu seorang perempuan inisial IR (26) ber-KTP desa Moutong Barat Kecamatan Moutong – Parimo yang diciduk pada Rabu (23/9/20) sekira pukul 14.30 Wita bersama Babuk.

Sedangkan tersangka R alias Uce (32) juga ditangkap pukul 16.30 Wita TKP desa Moutong Timur Kecamatan Moutong pada hari Rabu (23/9/20) dengan sejumlah barang bukti.

Ke Empat nama tersangka kini di amankan di rumah tahanan Polres Parimo untuk diambil keterangannya berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP-A/151/IX/2020/Sulteng/Tes Parimo tanggal 18 September dan LP-A/153-154/IX/2020/Sulteng/Res Parimo tanggal 23 September 2020, ungkap AKBP Andi Batara Purwacaraka SH SIK.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan secara keseluruhan sambung Kapolres berupa 22 shacet atau berat bruto 4,15 Gram Shabu yang dikemas dalam plastik bening, 6 buah potongan pipet, 2 alat hisap Shabu (bong), 2 kaca pireks, 4 buah korek api gas, 2 buah jarum sumbu, 1 pak plastik klip dan 1 buah kotak warna silfer.

Motif ke Empat tersangka membeli narkotika jenis shabu dengan tujuan untuk digunakan sendiri dan bahkan diduga akan dijual kembali kepada orang lain untuk mencari keuntungan.

“Pasal yang disangkakan dikenakan Pasal 112 ayat (1) sub Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun” terangnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar bisa melaporkan informasi sekecil apapun tentang tindak pidana narkotika yang berada di lingkungannya masing-masing serta jangan coba-coba untuk menggunakan, menyimpan ataupun menjadi pengedar narkotika jenis shabu.

“Marilah kita bersama-sama memerangi peredaran narkoba, karena dapat merusak generasi muda penerus bangsa. Bagi siapa saja yang ingin melapor akan disembunyikan identitas pelapor” terang Perwira Dua Melati ini. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here