Fakta di Balik OTT Bupati Lampung Utara, Ancam Pecat PNS yang Korupsi hingga Sosok Royal

0
240

Lampung – matarakyatindo.com – Bupati Lampug Utara Agung Ilmu Mangkunegara dikenal warga di sekitar rumah pribadinya sebagai sosok yang royal.

Beberapa warga di sekitar rumah pribadi Agung, di Jalan Sultan Haji Kota Sepang Nomor 4A, Lampung Utara, juga menganggap Agung sebagai sosok yang senang menyumbang keperluan masjid kampung.

Sementara itu, melalui perwakilan keluarga, Agung menyatakan mundur dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Hal itu dibenarkan oleh Ketua DPP Partai Nasdem setelah menerima kabar dari OTT Bupati Lampung Utara.

Berikut ini fakta di balik sosok Bupati Lampung Utara:

1. Dikenal sebagai sosok royal dan sering menyumbang

Ketua RT 05, Lingkungan II, Jalan Sultan Haji, Kelurahan Kota Sepang, Labuhan Ratu, Syahruddin (53) membenarkan, Bupati Agung tercatat sebagai warganya.

Syahruddin mengatakan, Agung sudah jarang tinggal di situ. Sejak dilantik jadi bupati, dirinya sempat menggelar syukuran dan makan-makan dengan warga sekitar.

“Terakhir itu dia ngadain syukuran, makan-makan setelah pelantikan bupati Maret kemarin. Dia (Agung) minta izin buat menutup jalan,” katanya saat ditemui, Kamis (7/6/2019).

Selain itu, Syahruddin juga mengatakan, Agung terkenal royal dan tidak segan memberikan sumbangan kepada warga, khususnya ke masjid yang ada di lingkungan itu.

Agung, juga sudah tercatat sebagai pemberi bantuan hewan kurban ke masjid. Terakhir, Agung menyumbangkan satu ekor kambing.

“Pas puasa juga biasanya ngasih sumbangan buat masjid di sini,” katanya.

2. Terjaring OTT, Bupati Lampung Utara mundur dari Nasdem

Kabar Bupati Agung terjaring OTT KPK, Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari segera menjelaskan, yang bersangkutan memutuskan mundur dari Partai Nasdem, Minggu (6/10/2019).

“DPP Partai NasDem telah menerima permintaan pengunduran diri Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara, dari seluruh jabatan dan posisi di Partai. Hal itu agar Agung dapat berkonsentrasi menghadapi perkara hukum yang sedang dihadapi,” kata Taufik kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

Taufik mengatakan, pengunduran diri Agung disampaikan perwakilan keluarga kepada DPP Partai Nasdem.

“Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan oleh kaluarganya mewakili Agung Ilmu Mangkunegara mengingat yang bersangkutan belum dapat berhubungan dengan pihak luar,” ujarnya.

3. Sebelum tertangkap, Bupati Agung sempat ancam pecat PNS yang korupsi

Pada September 2019 lalu, Agung sempat menyampaikan akan menjalankan program Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, untuk memberantas korupsi di lingkungan PNS. Saat itu ia menyebut akan memecat oknum PNS yang nekat korupsi.

“Jadi aturan memang harus ditegakkan dari awal, kalau memang ada yang terindikasi dan sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap bahwasanya ini melakukan korupsi, saya sangat mendukung itu (dipecat),” ucap Agung, Selasa (18/9/2019), dilansir dari TribunLampung.com.

Saat itu, Agung menyatakan Kabupaten Lampung Utara sudah siap melaksanakan aturan tersebut.

“Jangan coba bermain di Lampung Utara karena kita tengah membangun Lampung Utara,” ujar Agung.

Dalam kesempatan itu, Agung meminta PNS di wilayahnya untuk menghindari tindakan korupsi.

“Pesan dan masukan saya kepada pelayan rakyat di Lampung Utara, kita tunjukan kalau kita adalah pelayanan masyarakat yang baik,” kata Agung.

“Ayo kita bersih-bersih dan ayo kita jauhi pungli (pungutan liar) serta korupsi,”.

4. Kesaksian warga saat OTT Bupati Agung

Tak hanya itu, kabar penangkapan Bupati Agung tak membuat terkejut sejumlah warga di sekitar rumah pribadi Agung, di Jalan Sultan Haji Kota Sepang Nomor 4A.

Salah satunya adalah seorang tukang ojek, SM (53), yang sering mangkal di sekitar kawasan Payan Mas, Lampung Utara.

“Gimana gak cepet kaya kalau dia gak korupsi. Kan di berita-berita sempat ada bupati yang publikasikan jumlah gajinya sekitar Rp 6 juta,” kata SM seperti dilansir dari Tribunnews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here