For Proyek Perubahan PIM III, Rivai Cetuskan Aplikasi SiBimo BPBD Parimo

0
23

PARIMO | matarakyatindo.com – Persyaratan yang dipersyaratkan dalam penyelesaian Diklat Kepemimpinan (PIM) III adalah salah satunya pembuatan inovasi ilmiah berupa Proyek Perubahan yang nantinya bisa digunakan di Instansi dan berguna bagi masyarakat.

Proyek perubahan yang ditawarkan dan dipaparkan Rivai ST MSi yang dalam kesehariannya menjabat sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) itu adalah berupa Aplikasi yang diberi nama Sistim Informasi Kebencanaan Di Kabupaten Parigi Moutong atau disingkat dengan SiBimo.

Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat BPBD Parigi Mouting, Rabu (8/6/21).

Keunggulan dari Aplikasi SiBimo kata Rivai dilengkapi berbagai Tools kebencanaan mulai dari Peta kejadian bencana sampai interaksi warga.

“Aplikasi ini nantinya menjadi aplikasi satu data bencana yang user name dan paswordnya akan kami bagikan ke para Camat, Kepala Desa, TNI/Polri, Basarnas dan lain lain dengan tujuan apabila terjadi bencana langsung memasukan datanya secara update,”Jelas Rivai.

Kata Rivai, bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam/non alam maupun faktor manusia itu sendiri, sehingga kata ia, terdapat beberapa poin penting yang ada di dalam aplikasi SiBimo selain peta kejadian bencana dan interaksi warga, juga ada data bencana, mitigasi bencana, pelaporan bencana, data logistik dan data rehabilitasi.

Rivai berharap, dengan adanya aplikasi SiBimo bisa menjadi pusat laporan dan informasi masyarakat yang cepat dan tepat sasaran mengenai kejadian bencana dan akan dikembagkan menjadi terintegrasi.

“Selain melalui Website resmi SiBimo kami juga berencana untuk membuat aplikasi ini hadir untuk Android,”Terangnya.

Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong Idran ST MPW mendukung sepenuhnya Proyek Perubahan yang dilakukan Rivai, dengan harapan proyek perubahan tersebut kata ia bisa digunakan setterusnya dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat.

“Kami selaku Pelaksana sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh saudara Sekretaris. Mengingat Parigi Moutong sangat luas 472 Kilo meter dari Selatan ke Utara, sehingga ketika terjadi bencana menimpa saudara saudara kita di pelosok sangat menyulitkan melakukan Asesment, tetapi dengan adanya Aplikasi ini menjadi mudah terjangkau dan bisa membantu dan memudahkan informasi untuk mengetahui jumlah korban, lokasi bencana dan lain sebagainya,”Ujar Idran.

Aplikasi SiBido BPBD Parigi Moutong rencananya akan dilaunching pada tanggal 1 Juli 2021.

DISKOMINFO PARIMO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here