Gandeng Tim Mabes Polri, BPH Sulawesi Akan Melanjutkan Kasus Penegakan Hukum Terkait Kasus Buranga

0
217

PARIMO | matarakyatindo.com – Tragedi PETI Buranga yang menelan korban beberapa pekan yang lalu, ternyata menjadi sorotan pemerintah pusat. Hal ini menandakan bahwa kasus Buranga tetap menjadi prioritas dalam penegakan hukumnya.

Dalam acara pembahasan rumusan hasil verifikasi pengaduan soal tragedi PETI Buranga yang dilaksanakan oleh Balai Pengamanan Penegakkan hukum lingkungan hidup & Kehutanan Wilayah Sulawesi, kasus tersebut tetap berjalan dengan menggandeng tim Mabes Polri.

Kegiatan yang dilakukan melalui zoom meeting diruang kerja Bupati, Senin (22/3/2021) dihadiri Wakil Bupati Badrun Nggai SE didampingi Kadis Lingkungan Hidup, Kadis PMPT-SP, Kadis PU-PR dan Camat Ampibabo.

Juga dihadiri Direktur Pengaduan, Pengawasan dan Saksi Administrasi, Direktur Penegakan Hukum Pidana, Kepala P3E Sulawesi-Maluku, Kepala Dinas ESDM Provinsi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi.

Wabub Badrun Nggai melaporkan, sebelum terjadi musibah di Peti Desa Buranga Kecamatan Ampibabo, pihaknya telah menerima surat pengaduan dari masyarakat.

Pemerintah daerah langsung mengambil langkah terukur dengan memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk menelusuri apa yang terjadi di Peti Desa Buranga tersebut.

“Jika ada pengaduan-pengaduan dari masyarakat pemda akan tindaklanjuti melalui DLH, seperti yang terjadi di desa Buranga kecamatan Ampibabo” kata Wabup.

Atas tragedi Peti di desa Buranga, sebagaimana keputusan bersama tim Forkopimda di kantor DPRD Parimo bersepakat menghentikan segala aktifitas pertambangan di wilayah Parigi Moutong yang tidak atau belum memiliki IUP dan IPR secara resmi.

Wabup berharap kedepan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi bisa kembali lagi untuk mengadakan penyelidikan berkerja sama dengan pihak kepolisian serta pihak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, sehingga kejadian seperti Peti desa Buranga jangan sampai terjadi lagi.

Sebagai tindak-lanjut dari pertemuan ini, pihak Balai Penegakan Hukum Sulawesi akan melanjutkan kasus penegakan hukumnya dengan menggandeng Tim dari Mabes Polri. (**)

Penulis : Sumardin (Pde)
Sumber : Humas Pemda Parimo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here