Harus Hati-Hati…!Mesin Penghancur Limbah Medis Puskesmas Mepanga Saat Ini Tidak Berfungsi

0
372

PARIMO | matarakyatindo.com – Lebih dari 4 Tahun limbah medis Bahan Beracun Berbahaya (B3) Puskesmas Kecamatan Mepanga di wilayah Kabupaten Parigi Moutong tak lagi berfungsi karena permasalahan pada alat penghancur limbah medis .

Padahal limbah B3 yang dihasilkan Puskesmas Mepanga dalam satu hari mencapai satuan kilogram limbah medis yang berbahaya.

Saat ini Puskesmas Mepanga sedang mengalami masalah terkait pengolahan limbah medis. Limbah B3 diketahui sangat berbahaya karena mengandung berbagai macam kuman sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Bahkan selama ini limbah medis merupakan momok tersendiri bagi kelestarian alam dan lingkungan, sehingga dibutuhkan penerapan yang khusus dan ekstra untuk pengelolaan limbah tersebut.

Kepala Puskesmas Mepanga, Hartini St. Keb, saat ditemui matarakyatindo.com, Jumat (14/2/2020) di ruang kerjanya, mengakui bahwa sejak tahun 2016 lalu pengelolaan limbah medis B3, sudah tidak lagi berfungsi, urainya.

Dalam pengelolahan limbah medis sendiri, kata Kapus, Puskesmas Mepanga memiliki satu unit mesin pengolah limbah medis. Hanya saja mesin tersebut sering rusak serta kecil dengan kapasitas hanya sekitar 50 kilogram per sekali bakar.

“Rusaknya mesin penghancur limbah medis dipengaruhi oleh daya tegangan listrik mesin sehingga terkadang tidak bisa menghidupkan mesin. Memang itu kendala kami” jelasnya.

Hasil pantauan media ini, ternyata mesin penghancur limbah medis yang ada di Puskesmas Mepanga terlihat sudah tidak layak pakai. Dan ini akan menimbulkan penyakit dan virus dari limbah medis yang hanya di tanam dalam tanah.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here