Hasbar S.H terpilih secara ‘Aklamasi’ pimpin Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR)

0
158

PARIMO | matarakyatindo.com – Silaturahim sesama Bija To Luwu di Kabupaten Parigi Moutong yang di laksanakan pada Minggu (20/06/2021) kemarin.

Dalam silahturahmi tersebut ada desakan dari Pengurus lama dan juga merupakan sesepuh dari Bumi Sawerigading, yakni Dr Drs H Safrillah Komi SAg, MSi.

Silahturahmi juga mendapat restu daruli Arif, perwakilan dari Torue, Hj. Amania, Akmal perwakilan dari Sausu dan Drs. Jumail perwakilan dari Kecamatan Mepanga yang intinya harus dilakukan Pemilihan Pengurus baru Kerukunan keluarga luwu raya.

Dalam Sambutan Ketua Lama Dr Drs H Safrillah Komi S Ag M Si, menceritakan secara singkat sejarah dan pengorbanannya membentuk (KKLR) kurang lebih 15 Tahun Lamanya, maka muncul kesimpulan bahwa sudah saatnya Wadah ini dipimpin oleh Generasi Muda.

“Kami yang tua-tua ini cukup jadi penasehat saja” urainya.

Dia menjelaskan, Walau saat itu dirinya selaku Ketua, Hj Amaniah selaku Sekretaris, H Aris Rangan menjadi Bendahara, akan tetap mendukung segenap tenaga demi eksistensi KKLR ini. Tutupnya.

Disisi lain, Hasbar selaku Ketua Terpilih yang juga merupakan Pengacara jebolan Peradi tersebut, mengatakan bahwa Tongkat Estafet ini merupakan hal sangat berat dan akan menjadi PR kita selaku pengurus baru.

“Saya optimis sebab dengan hadirnya pengurus baru yang masih energik akan lebih efektif dalam membesarkan Organisasi Bija To Luwu ini” jelasnya.

Hasbar meyakini, dengan kolaborasi pengurus lama dan baru akan lebih mempermudah dan membesarkan kerukunan yang sempat vakum.

Struktur pengurus baru ini di antaranya, Amzal Syamsu selaku Wakil Ketua I, Rais Wotu Wakil Ketua II, Riswan Wakil Sekretaris, Munandar bendahara.

Bidang Mukmin Muharam, Hengky Idrus, Hj Yanti Day, Agung Patadungan, Muhajir, Sabir, hj Marhana, Bambang, Sarif Tobasa, inilah yg membuat kami yakin akan masa depan Bija To Luwu di bumi rantau.

Hasbar menambahkan, rencana Kerja di bawah kepengurusannya, mengoptimalisasi Finalisasi Struktur kepengurusan baik di tingkat kabupaten, Kecamatan hingga ke tingkat Desa serta Pendataan Bija To Luwu di lima Rayon Rayon 1 dari Ampibabo sampai Tindaki, Rayon 2 Toribulu – Tinombo, Rayon 3 Palasa – Ongka Malino, Rayon 4 Bolano-Moutong dan Rayon 5 Torue – Sausu. Bebernya.

“Insya Allah kami akan mengadakan kegiatan Akbar Bija To Luwu. Dalam agenda tersebut kami berencana akan menghadirkan Gubernur Sulteng, Bupati Parimo, Bupati Luwu, Bupati Luwu Utara, Bupati Luwu Timur, Wali Kota Palopo dan Ketua DPRD masing-masing daerah tersebut.

serta akan mengundang Tokoh adat Lokal, KKSS, KKG, dan organisasi masyarakat lainnya yg ada di daerah kt ini, yang bertujuan Membangun silaturahim dan menjadi Garda terdepan dalam pembangunan daerah.

Dia menabahkan, pada dasarnya Ormas seperti ini bukanlah pembatas antara ormas satu dengan yang lainnya atau mengkotak-kotakan Suku, akan tetapi justru, ada Kerukunan yang akan mempermudah dalam melakukan koordinasi Lintas Ormas.

“Intinya adalah membangun silaturahim itu penting sebagai perwujudan Hablul minannaas dan menjadi wajib atas akidah kita, tutupnya. (DENI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here