Himbauan Covid-19 Tidak di Indahkan, ISL : Sekcam Bolano Lambunu Perlu Belajar Jadi Pemimpin.!!

0
600

Parimo – matarakyatindo.com Semakin merebaknya kasus penyebaran virus corona di Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Tengah tidak tertutup kemungkinan virus tersebut juga bisa masuk dan menyebar di Kabupaten Parigi Moutong. Menyikapi hal itu, Ketua LSM FORMAT Parigi Moutong Isram Said Lolo, S.Ag  meminta masyarakat termasuk ASN untuk mengindahkan himbauan dari pemerintah.

Pernyataan ini keluar disaat TNI, Polri, Pemda dan masyarakat sedang bersatu dan bersosialisasi dalam melakukan perlawanan terhadap Virus Corona (Covid-19) dengan melakukan seluruh apa yang menjadi himbauan Pemerintah pusat maupun daerah terkait cara menghindari penyebaran virus tersebut.

Atas dasar instruksi Presiden Joko Widodo untuk menerapkan sosial distancing, Kapolri mengeluarkan maklumat kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah, dalam penanganan penyebaran virus corona. Maklumat tersebut dikeluarkan pada Kamis (19/3/2020).

Tapi nampaknya Instruksi ini tidak diindahkan oleh seorang Sekretaris Camat di Bolano Lambunu, hal ini terbukti dengan Keinginan Sekcam Bolano Lambunu Syam Bolota, S.Sos untuk tetap akan melaksanakan acara resepsi pernikahan putrinya, Sabtu (28/03/2019).

“Menurut saya oknum Sekcam tersebut tidak patut jadi pejabat, karena selain dianggap tidak patuh pada pimpinan juga dianggap tidak memberi contoh dan teladan pada masyarakatnya” Ujar Isram Said Lolo, S.Ag kepada media

Menurut Isram, Harusnya seorang sekcam wajib memberi contoh menjalankan arahan pemerintah pusat dan daerah ditengah gencar-gencarnya pemerintah pusat dan daerah mensosialisasikan himbauan larangan untuk tidak membuat acara yang melibatkan orang banyak

“Bagaimana mungkin, jika suatu hari nanti ia bisa menyampaikan himbauan agar tidak membuat kegiatan apapun yang mengumpulkan orang banyak dihadapan masyarakat umum bila dia sendiri justru melakukan kegiatan itu” Tandasnya dengan geram.

Isram berharap ada tindakan tegas dari pemerintah, TNI, dan Polri terkait ‘Pembangkangan’ seorang ASN atas himbauan ini.

“Jangan hukum hanya dijadikan sebagai alat untuk menakut-nakuti masyarakat kecil yang mau melaksanakan hajatan serupa, dan tidak bisa digunakan untuk seorang pejabat seperti Sekcam Bolano Lambunu” Tutupnya

Sebelumnya, Pada hari Jumat (27/03/2020) sekitar pukul 17.30 Wita, Kapolsek Moutong AKP Siswanto, SH, MM Bersama Kapolsek Bolano Lambunu IPDA Masykuri, SH dan anggota Mendatangi Tempat yang akan dilaksakan Resepsi Pernikahan di Desa Bolano Tengah Kec. Bolano (Penginapan Mokosua) yang rencananya akan di gelar pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2020.

Kedatangan Kapolsek Moutong AKP Siswanto, SH, MM Bersama Kapolsek Bolano Lambunu IPDA Masykuri, SH dan anggota, guna memberikan Himbauan Agar Pelaksanaan Resepsi Pernikahan Ditunda pelaksanaanya untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Sesuai dengan Maklumat Kapolri dan Himbauan dari Gubernur Sulawesi Tengah serta Himbauan dari Bupati Parigi Moutong Untuk Tidak Mengadakan Kegiatan Sosial yang Melibatkan Orang Banyak, Tetapi Bpk. Syam Bolota S.Sos (Sekcam Bolano Lambunu) Tidak Mau Membatalkan Resepsi Pernikahan Tersebut dan tetap akan dilaksanakan Pada Hari Sabtu Tanggal 28 Maret 2020, Dengan Resiko Apapun dan Bpk. Sekcam Bolano Lambunu Memberikan keterangan Bahwa Kegiatan Resepsi Pernikahan lebih Bersih dari pada Pasar yang sampai Saat ini belum ditutup” Ujar Kapolsek Moutong AKP Siswanto, SH, MM yang di dampingi Kapolsek Bolano Lambunu IPDA Masykuri, SH.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here