Hujan Tadi Malam, Desa Bambalemo – Parigi ‘Dikepung’ Banjir Lumpur, Warga Panik Selamatkan Diri

0
465

Reporter : Deni Renaldi / Editor : Sumardin (Pde) 

PARIMO | matarakyatindo.com – Hujan deras sekira pukul 18.20 wita Senin malam (7/9/2020) di Kota Parigi selama dua jam, desa Bambalemo dikabarkan banjir ‘lumpur’ sehingga warga yang berdampak terpaksa mengungsi untuk menghindari ‘amukan’ luapan dari sungai Bambalemo.

Kejadian banjir lumpur yang terjadi malam tadi telah merendam warga dusun 1 (satu) sebanyak 5 (lima) KK dan dusun 2 (dua) sekitar 40 KK, namun tak ada korban jiwa.

Upaya pihak pemerintah desa setempat saat kebanjiran, langsung melakukan penyelamatan warganya dan dibantu warga yang tidak terdampak banjir untuk menghindari banjir susulan, yaitu melakukan evakuasi warga dusun 1 dan dusun 5 kedua lokasi yang aman dari bahaya banjir, seperti Masjid dan gedung Alkhairaat Bambalemo.

Berdasarkan informasi di TKP, hingga kini tidak ada korban jiwa, namun pihak Tagana dan Palang Merah Indonesia (PMI) langsung bergerak melakukan penyelamatan warga yang ‘terjebak’ dengan banjir lumpur tersebut.

Pantauan wartawan matarakyatindo.com di TKP, terlihat air bah berbecek menerobos akses jalan menuju SMK Negeri 1 Parigi. Sementara pihak Tagana langsung mendirikan posko kesehatan.

Menurut pengakuan warga desa Bambalemo, banjir datang setelah hujan mulai pukul 18.30 wita. Dan pukul 21.00 wita air sudah memasuki rumah warga sehingga mulai mengancam keselamatan warga.

“Apa lagi airnya keruh dan bisa mengancam gedung SMK. Akibatnya pagar Sekolah terancam roboh. Untung saja warga yang berada di lingkungan Sekolah langsung mengamankan diri” kata Mas Harto.

Hingga berita ini tayang, belum ada pernyataan resmi pihak pemerintah daerah, terkait kerugian materiil warga dusun 1 dan dusun 5 desa Bambalemo Kecamatan Parigi. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here