Isu Global Keselamatan Berlalu Lintas Merupakan PROGRAM Keselamatan Jalan, Ini Hasil Rakornya

0
77
Wartawan : Pde / Deni

PARIMO | matarakyatindo.com – Sebagaimana petikan WHO yang mencanangkan program dekade keselamatan jalan global dalam rangka meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas menjadi isu penting.

Hal ini dilakukan oleh Polres Parimo bidang Lalulintas yang melaksanakan Rapat Koordinasi Forum Lalulintas dalam rangka Road Safety Partnership Action (RSPA) Aksi Kemitraan Jalan Raya bertempat di Cafe Javar Kelurahan Masigi, Jumat (28/8/2020).

Rapat koordinasi forum Lalulintas dipimpin KBO Lantas Ipda Jusman Bakri (F-Pde)

Kasat Lantas Polres Parimo melalui KBO Lantas Ipda Jusman Bakri mengatakan, perlunya keselamatan berlalu lintas secara konseptual, struktural dan pengoperasionalannya semakin baik dan hasilnya juga signifikan jika kelima pilar untuk perbaikan pelayanan kecelakaan Lalulintas diterapkan.

“Melalui rapat koordinasi yang dihadiri pihak Jasa Raharja Parimo, Dinas Perhubungan, Dinas PLH, Dinas PUPR serta Dinas terkait lainnya bertujuan untuk menggugah kepada instansi / stroke holder yang berkepentingan” ujarnya.

Jusman katakan, ini dilakukan agar tujuan memiliki rasa tanggung-jawab bersama-sama bisa terlaksana dengan melakukan perbaikan-perbaikannya sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dibidang Lalulintas.

Adapun Perpres tentang keselamatan berlalulintas yang juga sebagai penjabaran deklarasi keselamatan mengategorikan dalam lima pilar, yaitu :

#Manajemen keselamatan berlalu lintas (road safety management),

#Jalan berkeselamatan (jalan yang lebih aman),

#Kendaraan yang berkeselamatan (kendaraan yang lebih aman),

#Pengguna lalu lintas yang berkeselamatan (orang yang lebih aman),

#Penanganan pascakecelakaan lalu lintas (post crash).

Kelima tersebut pilar di tangan pemangku kepentingan yang berbeda namun terintegrasi dan terhubung secara elektronik atau online. Penanganan masalah keselamatan sangat kompleks dan ada saling tumpang-tindih.

Polisi dalam lalu lintas fungsinya sebagai koordinator pemangku kepentingan berupaya membangun sistem-sistem yang sinergi dalam mengimplementasikan amanat UU LLAJ, amanat WHO melalui program-program RSPA, pungkasnya.

Sementara, Kepala Jasa Raharja Cabang Parimo, Affif usai pelaksanaan rakor pagi tadi menyatakan, program tersebut sangat bermanfaat bagi Jasa Raharja, karena Jasa Raharja turut serta dan sangat mendukung karena berguna sekali untuk kedepannya, khususnya dalam penanganan kecelakaan Lalulintas.

“Semoga didalam pelaksanaan rapat koordinasi forum Lalulintas saat ini bisa mengurangi angka Lalulintas di Parimo, karena angka kecelakaan Lalulintas cukup tinggi sehingga untuk penanganan Lakalantas lebih dieratkan sistim koordinasinya sehingga tidak ada lagi ‘Ego’ sektoral sebagaimana dikatakan KBO Lantas” pungkasnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here