Jaksa Masuk Sekolah Perkenalkan Dampak Hukum Pada Pelajar SMK

0
185

PARIMO matarakyatindo.com Cabang Kejaksaan Negeri Parigi Moutong di Tinombo melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), yang dilaksanakan secara tatap muka dengan jumlah peserta sebanyak 60 (enam puluh) pelajar dan 9 (sembilan) guru di SMK N 1 Mepanga selasa 24 mei 2022.

Kegiatan tersebut dengan mengangkat tema “Dampak Teknologi Informasi Terhadap Perilaku Kekerasan Di Lingkungan Generasi Muda, Perilaku Bijak Berlalu Lintas, dan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika Dan Obat Obatan Terlarang.

Yang di ketahui program jaksa masuk sekoleh ini di sambut baik oleh Kepala SMKN 1 Mepanga di Kayu Agung Joko sarwono, yang pada intinya ini ada program inovatif yang dilaksanakan oleh Cabang Kejaksaan Negeri Parigi Moutong di Tinombo dan berharap sosialisasi dapat memberikan manfaat. Tutup joko sarwono.

Pihak kejaksaan memaparkar seluru isi materi dan poin poin serta tujuan di adakannya kegiatan edukasi ini. Kepada media ini kepala cabang kejaksaan negeri (Kacabjari). Fauzipaksi SH. “Tujuan di lalsankan JMS ini ingin memperkenalakan dan memberikan pengetahuan kepada Siswa SMK.

Betapa pentingnya kesadaran sejak dini apa dampak hukum yang akan di timbulkan serta pemahaman dasar hukum. Bahwa kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini sebagai sarana konsultasi hukum, komunikasi hukum dan sharing informasi hukum juga sebagai upaya penyempurnaan dari kegiatan penerangan dan penyuluhan hukum. Terang Fauzipaksi.

Sementara itu kata dia. Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) secara berkala dilaksanakan karena dapat dirasakan langsung oleh para siswa/siswi, sehingga secara berangsur-angsur mereka dapat memahami dan mengerti tentang apa yang dimaksud dengan hukum dan merupakan sarana memperkenalkan Institusi Kejaksaan kepada Masyarakat. Tambahnya.

Bahwa dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan para siswa/siswi menjadi paham terkait aspek-aspek Hukum dari dampak teknologi informasi terhadap perilaku kekerasan di lingkungan generasi muda.

Dan bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang sehingga dapat menjadi mata dan telinga Kejaksaan atas peristiwa-peristiwa yang menjurus kepada penyimpangan di kalangan pelajar. Tandasnya.

Deni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here