Jangan Lagi Terjadi Hambatan Pencairan Dana Desa Karena ‘Terjadi Gesekan’ Ini Pesan Kadis PMD

0
245

KEPALA DINAS PMPD FIT DEWANA, SSTP (F-Ist)

PARIMO | matarakyatindo.com – Pencairan Dana Desa tahun 2020 diharapkan bisa berlangsung tepat waktu. Hal ini dimaksudkan agar program pembangunan di desa yang sudah disepakati melalui forum BPD dan Masyarakat akan berjalan sesuai harapannya.

Kepada media ini, Kepala Dinas PMPD Parimo Fit Dewana, SSTP mengatakan, saat ini Pemerintah Republik Indonesia memutuskan mekanisme penyaluran Dana Desa (DD) tahun 2020 langsung transfer ke rekening desa.

Perubahan pencairan DD ini dilakukan agar tidak ada lagi hambatan birokrasi. Ini artinya jika terjadi gesekan diwilayah Kecamatan tertentu, diminta agar antara Pemerintah Kecamatan dan para Kepala desa bisa ‘tabayun’ demi untuk kepentingan masyarakat banyak, urainya.

Namun, untuk pelaksanaannya kata Fit panggilan akrabnya ini, harus benar – benar diawasi, agar tepat sasaran. Sehingga pembangunan yang dilaksanakan oleh desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa.

“Hal itu seperti yang disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di hadapan para peserta Raker Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di JX International Expo Surabaya, belum lama ini. Acara itu diikuti oleh Bupati, Sekda dan Camat serta Kades se – Jawa Timur.

Sistim penyaluran Dana Desa mulai tahun 2020, akan berbeda dengan tahun lalu. Nantinya, dana tersebut yang sebelumnya dikirim ke Pemerintah Daerah, tahun ini akan langsung dikirim ke masing-masing rekening desa, tuturnya.

Fit menambahkan, untuk mekanisme pelaksanaannya akan dibentuk tiga tim yaitu dari Kemendagri, bertanggung jawab dalam pembinaan perangkat desa dengan melibatkan Camat, Bupati dan Gubernur dalam mekanisme pengawasan.

Kemudian, Kementerian Keuangan yang bertanggung jawab dalam penyerahan uang ke desa. Sedangkan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi bertanggung jawab dalam pengelolaan dan penggunaan DD tersebut.

“Bagi desa berkinerja baik, pemerintah memberikan reward penyaluran dana dengan proporsi 60 persen di tahap I dan 40 persen di tahap II, namun dikhususkan untuk desa Mandiri dan bukan untuk desa yang bukan mandiri“ ujarnya ketika mengutip pernyataan Kemendagri belum lama ini.

Reporter : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here