Jaring Puluhan Kendaran R2, Ini Himbauan Kasat Lantas Polres Donggala

0
101

DONGGALA | matarakyatindo.com – Sebanyak 33 Unit kendaraan Roda Dua (R2) terjaring oleh jajaran Sat Lantas Polres Donggala dalam operasi dengan sandi Ops Ketupat Tinombala di wilayah hukum Kabupaten Donggala, saat melakukan konvoi usai Sholat Subuh.

Hal itu dikatakan Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudi, SIK, M.Crime melalui Kasat Lantas Polres Donggala, AKP Yhuliana Ritha saat memberikan keterangan kepada awak media saat ditemui diruang kerjanya, Senin (11/5/2020) siang.

“Bagi para pemilik R2 syarat pengambilan kendaraan itu harus harus bawa STNK beserta BPKB ,kemudian perlihatkan kepada anggota Sat Lantas, apabila pajaknya mati disarankan untuk bayar pajak dulu baru kita keluarkan kendaraannya,” kata Kasat Lantas.

Dijelaskanya, pihaknya tidak akan melakukan penindakan atau penilangan kendaraan jika para pengendara R2 memilikin surat-surat kendaraan (STNK & BPKB-red) yang lengkap ataupun pajaknya masih berlaku.

Sementara itu pihaknya belum merinci berapa total kendaraan yang terjaring dari hari pertama Ops Ketupat Tinombala, mengingat banyaknya barang bukti (babuk) dan hanya memberikan himbauan serta teguran.

“Jadi dalam Giat Ops itu kami hanya beri himbauan kepada masyarakat Kabupaten Donggala, kebanyakan kita sarankan agar balik ke rumah masing-masinh pada saat menggelar patroli subuh (Ops Ketupat Tinombala), ” bebernya.

Pada akhir kesempatan Sat Lantas Polres Donggala selalu menghimbau kepada warga Donggala untuk selalu menggunakan masker pada saat beraktivitas diluar rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Garis Besarnya, sudah jelas maklumat Kapolri, MUI dan Pemerintah Kabupaten, untuk jaga jarak, jaga kesehatan dan jangan mudik, atau pulang kampung, guna memutus rantai penyebaran Covid atau Corona,” tegasnya.

Reporter : BIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here