Jelang Peringatan HUT RI, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Keliling Kampung, Ada Apa ??

0
498

Gorontalo, matarakyatindo.com Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 tanggal 17 Agustus 2019, Babinsa Ramil 1304-04/Tapa, Kopda Imam Taufik bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tapa, Brigpol Dede Dwi Kurniawan, keliling kampung di desa binaanya, Desa Ayula Tilango Kec. Bulango Selatan Kab. Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Kamis, (1/8/19).

Kegiatan tersebut, merupakan bentuk ajakan untuk memasang Bendera Merah Putih serta umbul-umbul di depan rumah–rumah penduduk sebagai bentuk semangat serta partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan menggunakan alat pengeras suara dan sepeda motor, Babinsa Ramil 1304-04/Tapa, Kopda Imam Taufik dan Bhabinkamtibmas Polsek Tapa, Brigpol Dede Dwi Kurniawan berkeliling menelusuri jalan Desa Ayula Tilango, menyuarakan ajakan kepada warga untuk memasang Bendera Merah Putih untuk menyambut peringatan HUT RI Ke 74 Tahun 2019.

Kebersamaan Babinsa Dan Bhabinkamtibmas saat mengajak masyarakat. (foto : Ist)

Kopda Imam Taufik, Babinsa Ramil 1304-04/Tapa mengatakan bahwa Pemasangan Bendera Merah Putih dimulai tanggal 01 sampai dengan 31 Agustus 2019, merupakan wujud partisipasi serta rasa syukur atas kemerdekaan yang telah kita peroleh hingga masa sekarang. Perjuangan Para Pahlwan dalam merebut Kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak semudah kita mengibarkan bendera merah putih, butuh 360 tahun perjuangan bangsa Indonesia hingga mencapai kemerdekaan.

“Saat ini kita tidak di minta untuk berperang namun kita semua diminta untuk mengisi kemerdekaan ini dengan baik. Memasang bendera Merah–Putih Pada Peringatan HUT RI di setiap tahunya, bukan merupakan pekerjaan yang berat. Namun, lebih bermakna untuk mengenang bahwa nenek moyang kita pernah berjuang menyumbangkan darah dan nyawa untuk mengibarkan bendera ini, yaitu Merah Putih”, ucapnya

Sementara Itu, Brigpol Dede Dwi Kurniawan, selaku Bhabinkamtibmas Polsek Tapa juga menghimbau kepada warga untuk tidak mengibarkan bendera Merah Putih yang sudah tidak layak lagi untuk di kibarkan, seperti Bendera Merah Putih yang sudah berubah warna dan dalam kondisi robek.

“Hal ini sesuai pada UU RI Nomor 24 Tahun 2009 huruf C, Bahwa Mengibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut atau kusam dapat dipidana penjara selama 1 tahun dan denda 100 juta”, tegasnya.

Penulis : Red-1304-Taufik

Editor : Hamdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here