Kakek Hidup Sebatangkara dan Tinggal Digubuk, Ini Respon Pemdes Malalang

0
413

Parimo, matarakyatindo.com Pemdes (Pemerintah Desa) Malalang angkat bicara soal kakek podunge yang viral di medsos, hidup sebatangkara dalam gubuk yang berukuran 1 x 2 meter dan beralaskan tikar, Kepala Desa dan Sekdes Malalang datang meninjau melihat langsung kondisi terkini kakek yang malang hidupnya tanpa ada pihak sanak keluarga yang mengurusinya.

Saat awak media matarakyatindo.com dan Pemdes Malalan mendatangi gubuk tempat tinggal kakek podunge 78 tahun, nampak kondisi gubuk sangat memperhatinkan yang berukuran 1 x 2 Meter yang beralaskan tikar.

Kepedulian Pemdes Malalang sangat di apresiasi oleh warga setempat, pasalnya Pemdes Malalang turun langsung melihat kondisi kakek Podunge.

Kata kades malalan Arsin, bahwa kakek malang ini bukan warga desa malalan tapi warga desa tetangga Desa Mepanga, Arsin mengatakan walaupun kakek ini bukan warga Desa Malalang tapi peduli dengan kondisinya,

“Kami Pemdes Malalang akan berupaya untuk membantu kakek tersebut untuk mencarikan solusi agar kakek ini bisa hidup yang layak dan bisa bertempat tingal di gubuk yang tak layak” Imbuhnya

Arsin menambahkan bahwa Pemdes Malalang sudah berkoordinasi dengan Pemdes Mepanga untuk menayakan langsung ke Kepala dlDesa Mepanga, bahwa ada warganya yang sudah tiga bulan tinggal di desanya,

“Saya baru tahu kalau ada warga saya yang di telantarkan keluarganya dan tinggal di gubuk dan di rawat oleh warga saya, begitu kami mencoba menulusuri ternyata bukan warga Desa Malalang tapi warga Desa Mepanga” Ujarnya

“Kami sudah menyampaikan ke Pemdes Mepanga bahwa ada warganya hidup dengan kondisi sangat memprihatinkan, bahkan kakek tersebut pendengarnya sudah terganggu dan tidak bisa berjalan (lumpuh). Kami sudah mendatangi keponakannya yang tinggal tidak berjauhan dengan gubuk kakek Podunge, kami meminta agar kiranya keponakannya bisa membawa pulang untuk merawatnya” Pinta Arsin.

“Kami mengapresiasi kepada IPPS (Ikatan Pemuda Peduli Saya) yang sudah peduli dengan kakek yang hidup berpindah pindah ini, menurut keluarganya kakek ini sebelumnya tinggal di Desa Mepanga dan pemerintah Desa Mepanga sudah memberikan bantuan rumah, tapi kakek ini hidup sendiri tanpa ada yang mengurusi sehingga kakek ini pindah ke Desa Tilung Kecamatan Tomini dan minta di antarkan ke Desa Malalang serta tak mau tinggal dengan keponakannya” Tambah Kades Malalang

Dirinya menambahkan bahwa sesungguhnya keponakan itu yang harus merawat sebagai pengganti orang tuanya sendiri, sudah di atur Sanksi bagi orang yang menelantarkan orang lain dalam lingkup rumah tangganya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) UU PKDRT berdasarkan Pasal 49 huruf a UU PKDRT adalah pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp15.000.000,00 (lima belas juta rupiah). Jelasnya.

“Kepedulian kami terhadap kakek Podunge, kami Pemdes Malalang akan segera di relokasikan ke rumah keponakannya yang tak berjauhan dari gubuk kakek tinggal, kami akan membuatkan tempat tinggal yang layak agar kakek ini bisa tinggal dan terhindar dari terik matahari dan hujan agar tidak kedinginan dan kepanasan dari sengatan matahari” Tutupnya.

Reporter : Deni Renaldi

Email Redaksi : media@matarakyatindo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here