Kapolda Sulteng : Isu Keamanan Menjadi Prioritas Dalam Stabilitas Keamanan Nasional

0
246

PALU – matarakyatindo.com Demi mewujudkan stabilitas keamanan nasional di wilayah Provinsi Sulteng dimana diera globalisasi saat ini telah menyebabkan banyak perubahan diberbagai bidang kehidupan manusia, yakni terciptanya arus informasi yang canggih serta terbentuknya dunia yang tanpa batas (Borderless Word) dimana politik, ekonomi dan budaya antar bangsa menjadi samar sehingga tidak bisa membedakan baik dan buruk.

Hal itu dipaparkan Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si saat membuka Seminar Kajian Strategis Dalam Menghadapi Isu-Isu Keamanan Dalam Negeri, Kamis (28/11/2019) pagi, di Ballroom Swissbell Hotel Palu.

Kapolda Sulteng mengungkapkan tidak dapat dipungkiri bahwa globalisasi telah menghasilkan banyak perubahan positif dalam berbagai bidang kehidupan bangsa indonesia, yang tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat indonesia antara lain kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), pertumbuhan ekonomi,

Selain itu peningkatan kecanggihan sarana komunikasi dan sebagainya, akan tetapi setiap individu juga harus berani mengakui secara jujur bahwa globalisasi juga telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang pada akhirnya dapat merugikan bangsa indonesia sendiri.

Meningkatnya gangguan kamtibmas lanjutnya, yang dapat menyebabkan terganggunya stabilitas nasional juga menjadi salah satu dampak negatif dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di era globalisasi saat ini, tentunya keadaan tersebut dapat memberikan dampak pada menurunnya produktifitas dan aktifitas industrialisasi nasional.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si menjelaskan bahwa dalam upaya menurunkan tingkat gangguan kamtibmas, tentunya Polri dengan kewenangan tugasnya menjaga keamanan dalam negeri (Kamdagri) lebih meningkatkan profesionalitas serta menciptakan program-program masyarakat untuk dapat meminimalisir resiko terjadinya gangguan kamtibmas yang dapat menurunkan stabilitas keamanan nasional.

“Saat ini kita menghadapi 2 (Dua) isu strategis yang berkaitan dengan stabilitas keamanan nasional, yakni keragaman agama, suku, adat serta budaya di Indonesia merupakan potensi dan aset yang sangat besar untuk menjadikan indonesia sebagai negara yang besar dan maju, namun sebaliknya apabila kita sebagai anak bangsa tidak mampu mengelola bijak akan menjadi ancaman serta potensi masuknya paham radikalisme, terorisme serta gerakan intoleran tentunya berpotensi besar dalam mengganggu stabilitas nasional negara kesatuan republik Indonesia,” jelas Kapolda Sulteng.

Melalui kegiatan seminar tersebut Kapolda Sulteng mengharapkan para peserta dapat memiliki wawasan tentang Kamdagri yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang diharapkan dapat mendukung target organisasi dalam upaya menciptakan situasi aman, efisien dan produktif di lingkungan kerja.

Sumber : Humas Polda Sulteng

Editor : Ibrahim Aji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here