Kapolres : Kriminalitas di Kota Palu Periode Januari-Oktober Turun 72 Persen

0
339

PALU || matarakyatindo.com – Angka kejahatan atau kriminal dari data Kepolisian Resor (Polres) Palu pada 2018 hingga 2019 di Kota Palu dalam kurun waktu November 2019, menurun dan situasinya aman terkendali.

Hal itu diungkapkan, Kapolres Palu, AKBP Moch. Sholeh SIK, SH, MH saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Mako Polres Palu, Jum’at (6/11/2019) siang.

Berikut kasus menonjol tahun 2018 dan 2019 sebagai berikut, tahun 2018 Curanmor Roda dua (R2) 424 Kasus, 2019 Curanmor R2 162 kasus (-62%), 2018 Pencurian biasa sebanyak 609 kasus, 2019 Pencurian Biasa = 274 Kasus (-55%), 2018 Pencurian disertai pemberatan (Curat) sebanyak 286 Kasus, dan untuk 2019 Curat menurun sebanyak 80 Kasus (-72%).

“Kalau dibandingkan dari tahun 2018 hingga 2019 dengan periode Oktober trend kriminal cenderung menurun ini dilihat dari jumlah laporan Polisi sebanyak 2.884 LP (Januari-
oktober 2018) dan sebanyak 1.239 LP ( Januari – oktober 2019) atau turun 57,03%,” ungkap Kapolres Palu.

Selama dirinya menjabat, jajaranya telah melaksanakan Operasi pekat, KRYD ( kegiatan rutin yg ditingkatkan), giat patroli baik Polres maupun jajaran Polsek setiap harinya, serta melakukan sambang keseluruh elemen masyarakat di Kota Palu serta stakeholder lain seperti TNI, dan Pemerintah Kota dan Provinsi.

“Banyak faktor pendukung salah satunya harus ada peran masyarakat untuk menjadi polisi bagi diri sendiri, seperti pengamanan mengunci pintu yang benar, gunakan kunci ganda pada motor, serta harus peka perkembangan sekitar, seperti jangan menyalahgunakan narkoba,” jelas Mantan Kapolres Banggai itu.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada pelaku teroris di wilayah Hukum Polres Kota Palu, namun pihak kami selalu waspada dan akan tindak tegas pelaku teror yaitu prosedur tetap (protap) tembak ditempat,” tegasnya.

Diakhir kesempatan, ia mengambarkan hingga saat ini untuk Curat, Curas dan Curanmor (C3) sudah tidak ada jaringan, pelaku rata-rata melakukan aksinya secara individu, salah satu indikasinya hasil kejahatan digunakan untuk menggunakan narkoba.

Reporter : BIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here