Kapolsek Tojo : Kades Harus Lebih Selektif Membantu Rakyat, Hindari Menjadi Raja di Desa

0
54

Touna | matarakyatindo.com – Bertempat di Aula Kantor Camat Tojo, Kabupaten Tojo Una una sulawesi Tengah ( 3/3) 202, dilaksanakan Forum Diskusi terkait DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) dan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PPBB), Oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten.

Kegiatan tersebut di hadiri seluruh Kepala Desa dan Kepala Dusun sekecamatan Tojo dengan Narasumber langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Touna, Nawatsara Panjili SE.M.Si dan Camat Tojo Lidersut Makaruru, dan Kapolsek Tojo Ipda Syarif SH MH.

Kapolsek Tojo Ipda Syarif dalam sambutannya sangat mendukung atas program forum diskusi oleh Pemda Tojo Una Una melalui Dinas Badan Pendapatan Daerah setempat.

“Sebagai Kapolsek baru, tentu sangat mendukung adanya program seperti ini. Selain itu, saya tetap melakukan kunjungan di wilayah kerja Polsek Tojo. Dan beruntung sekali saat ini kami sudah dipertemukan melalui tatap muka dalam Forum Diskusi DHKP, sekaligus memperkenalkan diri” ujar mantan personil Polda Sulteng ini.

Menurutnya, setiap tugas yang dijalankan sebagai jajaran Polri, harus dengan ikhlas demi untuk negara dan bangsa, sehingga itulah beberapa tugas yang diterimanya sangat berarti.

Misalnya kata Ipda Syarif berawal sebagai abdi Kepolisian menjabat Kapolsek KPPP Pantoloan Palu, dan kemudian Mutasi di Polda Sulteng di Derektorat Krimsus Polda Sulteng.

“Dalam perjalan karir kurang lebih 10 tahun di Derektorat Krimsus Polda Sulteng, kini saya bertugas sebagai Kapolsek Tojo, dan ini sudah yang kedua kalinya menjadi Kapolsek ,” ujar Syarif.

Dirinya berharap kiranya program kedepan diminta ada kerja sama dengan seluruh masyarakat diwilayah Tojo, terutama kepada seluruh Kades. Jika ada masalah hukum yang terjadi di Desa masing-masing, hendaknya segera melaporkan kepada Polisi, baik melalui Babinkabtimas di Desa Masing masing ataupun langsung kepada dirinya selaku Kapolsek Tojo.

“Kami siap satu kali 24 jam, dengan harapan agar senantiasa membangun komunikasi yang baik, dan jangan didiamkan jika ada permasalahan- permasalahan yang ada di Desa, karena Polisi sebagai pengayom, pelindung, dan pelayanan Masyarakat” harapnya.

Mantan Direktorat Krimsus Polda Sulteng ini mengakui, dalam pandanganya terdapat atau tidak sedikit Pejabat Kepala Desa yang tergelincir dalam menjalankan tugasnya.

Hal ini lebih disebabkan karena tidak ketahuan terkait tugas- tugas yang di emban. Bahkan juga yang terjadi seperti ada yang disengaja oleh karena terlalu merasa Pintar, bahkan ada yang lebih merasa pintar dari seorang Camat, ungkapnya.

Kapolsek meminta kepada seluruh Kepala kepala Desa yang hadir dalam Forum Diskusi DHKP, janganlah kepala Desa membuat Kerajaan Sendiri, atau Kades merasa Jadi Raja di Desanya.
Karena seorang Kepala desa adalah Pemangku kepentingan di Desa, yaitu menjalankan tugasnya sesuai SOP yang ada dan jangan Pintar Sendiri Tekan Kapolsek Tojo IPDA Syarif SH.MH.

Diakhir sambutan Kapolsek menginginkan kiranya hubungan silaturahim lebih dilekatkan. Ini artinya agar menjalin hubungan persaudaraan dan Kekeluargaan lebih dekat.

Oleh karenanya, sudah menjadi bagian dari Orang Tojo untuk bersama-sama membangun Tojo dengan kondisi aman dan damai melalui Kamtibmas yang sejuk dan aman yang berdampak kepada laju pertumbuhan ekonomi demi kemaslahatan masyarakat Kecamatan yang hidup saling berdampingan aman dan damai, tutupnya. (**)

Wartawan senior Touna : Darmasita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here