Kasasi Sugeng Salilama, BK DPRD Parimo Belum Terima Putusan Kasasi

0
174
Foto: Pde. Ketua Badan Kehormatan DPRD Parimo H. Suardi

PARIMO, matarakyatindo.com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengakui belum menerima hasil putusan Kasasi dari Mahkamah Agung (MA), atas perkara yang menyeret nama salah satu anggota DPRD Parimo Sugeng Salilama, dari Partai PDI Perjuangan.

“Kami (BK), belum menerima kutipan putusan Kasasi atas perkara Sugeng Salilama. Tapi mungkin Ketua DPRD, sudah menerima kasasi tersebut, cuman belum turun ke BK, ujar Ketua BK DPRD Parimo, H. Suardi, Selasa, 11 Oktober 2022.

Menurut, H. Suardi. jika dalam putusan Kasasi Mahkamah Agung menetapkan Sugeng Salilama bersalah atas kasus koperasi Tasi Buke Katuvu (TBK) dinas kelautan dan perikanan (DKP), dirinya akan segera menindaklanjuti surat putusan itu.

Sementara itu untuk tindak lanjut tersebut, kata dia, dengan melayangkan surat ke PDI Perjuangan sebagai partai pengusungnya di pemilihan legislatif.” Untuk proses ini tidak akan lama, apabila kutipan putusan Kasasi itu sudah kami terima,” ucapnya.

Di kabarkan, putusan kasasi Mahkamah Agung telah diterima oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Parimo. Mahkama Agung memutuskan, masing-masing kepada  Mantan Wakil Ketua DPRD Parimo itu, menjabat sebagai Ketua Koperasi LEPP- M3 Tasi Buke Katuvu.

Selain Sugeng Salilam, juga nama Martoha T Tahir, selakuk bendahara koperasi TBK, keduanya dintetapkan bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Koperasi Tasi Buke Katuvu, di Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parimo, 2012-2017 yang menyebabkan kerugian Negara senilai Rp2,1 miliar.

Sementara itu, sama yang terlibat dalam kasus tersebut, Hamka Lagala mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Parimo yang pada saat itu menjabat, ditetapkan tidak bersalah bebas dari hukuman.

Di ketahui sebelumnya Ketua Majelis hakim Pengadilan Negeri Klas 1 A PHI/Tipikor/Palu  menjatuhkan putusan lepas (onslag), masing-masing kepada  Mantan Wakil Ketua DPRD Parimo, Sugeng Salilama (Ketua Koperasi LEPP- M3 Tasi Buke Katuvu), Martoha T Tahir (Bendahara), Hamka Lagala (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan).

Dengan putusan onlag itu, sehingga Kejari Parimo mengajukan banding ke Mahkama Agung. Dan putusan akhirnya menyerat dua nama yang bermasalah dan harus menjalani hukuman sesuai undang-undang yang berlaku.

 

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here