Kasus Jamret HP Wilayah Kota Parigi Terciduk, Lima Pelaku Diamankan Polisi

0
2260
(Foto : Pak De')

PARIMO – matarakyatindo.com – Wilayah Kota Parigi Kabupaten Parigi Moutong sudah dua pekan akhir-akhir ini di ‘kacaukan’ dengan aksi penjamret HP warga yang sedang melakukan hubungan informasi dengan kerabatnya.

Umumnya yang dirampas (jamret) ditangan korban oleh pelaku adalah HP milik kaum hawa. Sekali dirampas, pelaku langsung melarikan diri dan menghilang di kegelapan malam menggunakan motor.

Berbekal laporan masyarakat kepihak Polsek Parigi, tim reskrim Polsek bersama Polres langsung melakukan pengejaran terhadap salah seorang pelaku yang sudah diketahui identitasnya, atas dasar laporan korban di TKP depan Bank Mega Kelurahan Loji Kecamatan Parigi.

Hanya dua jam setelah laporan diterima pihak penyidik Senin (23/9/2019) pukul 21.30 Wita, salah seorang pelaku penjamret bernama Aldi (21) ber-KTP Kelurahan Kampal – Parigi diciduk dirumahnya bersama barang bukti HP merk vivo.

Kasus Jamret HP Wilayah Kota Parigi Terciduk, Lima Pelaku Diamankan Polisi (Foto : Pak De’)

Ditemui di Kantor Polsek Parigi, Kapolres Parimo Sulawesi Tengah melalui Kapolsek Parigi Iptu Gede Pasek Wikaya membenarkan jika aksi penjamretan di wilayah Kota Parigi yang sangat meresahkan masyarakat akhir-akhir ini sudah tertangkap.

Dalam penanganan kasus jamret ini kata Kapolsek Parigi, awalnya sulit dilakukan penelusuran. Namun berbekal laporan masyarakat yang mengetahui identitas salah seorang pelaku, tim Polsek dan Polres langsung bergerak dan menangkap Aldi (21) warga Kelurahan Kampal – Parigi.

“Kasus jamret HP TKP wilayah kota Parigi tertangkap Lima orang, yaitu Aldi (21) warga Kelurahan Kampal, Rahman alias Aco (20) warga Kampal, Depal alias Defa (19) warga Kampal, Andris alias Andri (22) warga desa Boya Ampibabo dan Moh Andi Nur Alam alias Andi (19) Warga Kampal” terang Kapolsek Parigi.

Kronologis penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat. Kemudian tim bergerak cepat menangkap salah satu pelaku lalu dilakukan pengembangan, kemudian terciduk lima pelaku.

“Para pelaku adalah kelompok penjamret yang teroginisir karena dilakukan secara nyata ditempat terbuka pada malam hari dengan TKP Jalur Dua Kantor Bupati, Depan Bank Mega dan Area sepanjang jalur dua” ujarnya.

Sementara, penjelasan Kanit Reskrim Polsek Parigi Gusti Putu Adrianto SH mengatakan, kasus jamret ini masih dalam pendalaman penyidik untuk dilakukan interogasi, karena diduga masih ada kawan penjamret lainnya yang masih berkeliaran, ungkapnya.

Bahkan salah satu pelaku ketika di interogasi soal hasil penjamretannya, dan sesuai pengakuannya dipakai untuk konsumsi barang haram sejenis narkotika, pungkasnya.

Reporter : SUMARDIN || P’DE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here