Kasus Korupsi Aset DKP Bertambah Satu Nama Sebagai Tersangka Ketiga…! Siapa Gerangan ? 

0
553
Wartawan : Deni Renaldi / Editor : Pde
PARIMO | matarakyatindo.com – Setelah dua nama HL dan SS yang sudah lebih dahulu ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi aset DKP Parimo tahun 2012 lalu menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 2.140.307.500 miliar, kini Kejari Parimo menetapkan satu nama lagi melalui gelar perkara sore tadi, Kamis (12/11).
Dalam press release Kejari Parimo yang di gelar Kamis (12/11/2020), untuk perkara tahap penanganannya sudah memasuki tahap pra penuntutan berkas, baik tahap pertama atas kedua tersangka terdahulunya ke pengadilan Negeri Parigi, urai Kepala Kejaksaan Negeri Parimo Mohamad Fahrurozi SH, Dihadapan awak media.
Kajari menyebut, namun demikian tidak berarti proses  penyidikan berhenti begitu saja, pihaknya tetap melakukan pengembangan perkara.
“Saat ini kami telah menetapkan satu nama sebagai tersangka baru dalam kasus tindak pidana dalam kejahatan pemufakatan bersama dari dua nama sebelumnya” terangnya.
Penetapan satu nama tersangka baru dalam kasus korupsi aset Dinas Perikanan dan Kelautan disebut Fahrurozi SH MH berinisial MT,  yang diketahui juga merupakan pengurus dari koperasi TBK,  berdasarkan surat penetapan tersangka bernomor B-1407/P.2.16/Fd.1/11/2020, sehingga tersangka kini menjadi tiga orang, bebernya.
Saat ditanyakan terkait belum dilakukan penahan terhadap dua tersangka terdahulu, Kasipidsus Mohammad Tang menjelaskan bahwa untuk penahan terhadap dua tersangka, sejauh ini syarat penahan objetif maupun subjektif sehingga pihaknya belum melakukan tetapi disesuaikan perkembangannya.
“Bukan berarti kami penyidik Kejaksaan Negeri Parimo mengabaikan. Sekali lagi kami harus berhati-hati dan menyesuaikan syarat-syarat objektif dan subjektif serta melihat perkembangannya tidak tergesa gesa. Jika tidak maksimal dalam penanganan perkara ini, tidak akan baik.
Berdasarkan catatan awal terseretnya dua nama besar sebagai tersangka, yaitu mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan HL dan Wakil Ketua Dua DPRD Parimo SS dalam kasus pengelolaan Koperasi Tasi Buke Katuvu (TBK) sehingga tersangka berikutnya inisial MT (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here