Kasus Korupsi Kades Ambesia Selatan Parimo Sudah Diketuk Hakim, JPU Belum Menentukan Sikap

0
1463

PALU | matarakyatindo.com – Pengadilan Negeri Tipikor Palu kembali mengadili kasus korupsi seorang Kepala desa Ambesia Selatan Kabupaten Parigi Moutong provinsi Sulawesi Tengah bernama Amhak S. Caindu, Senin (9/3/2020).

Berdasarkan hasil liputan matarakyatindo.com di PN Tipikor Palu, Jaksa Penuntut Umum Dwi Eko Raharjo SH dan Ichlazul Amal SH telah mengajukan kurungan kepada Majelis Hakim dengan tuntutan 4,6 tahun penjara bersama uang pengganti Rp182.500.- atau Sub tiga (3) bulan penjara denda 200 Juta.

Oleh Jaksa Penuntut Umum telah memberikan sanksi kepada terdakwa selaku Kepala desa Ambesia Selatan Kabupaten Parigi Moutong karena melanggar pasal (3) Undang-Undang Tipikor tentang penyalah-gunaan keuangan negara sehingga negara telah dirugikan.

“Terbukti menyalahgunakan kewenangan sebagai Kepala desa Ambesia Selatan tahun 2018, menyebabkan kerugian negara Rp182.500.000 melanggar pasal 3 UU Topikor” jelas Jaksa di PN Tipikor Pagi tadi.

Namun atas keputusan Hakim PN Tipikor Palu masing-masing Ernawati Ridwan SH, Bonifasius Ariwibowo SH, Margono / Darmansyah SH telah memutuskan finis kepada terdakwa dengan vonis Dua (2) Tahun penjara denda Rp50 Juta.

Atas keputusan Empat Hakim Tipikor tersebut terhadap Kades Ambesia Selatan Kabupaten Parimo bernama Amhak S. Caindu, oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) terlihat belum menentukan sikap, karena masih fikir-fikir.

Hingga berita ini terangkat, keputusan Inkra terhadap terpidana Kades Ambesia Selatan atas ketuk palu sidang Hakim selama Dua tahun penjara belum finish, “Kami masih fikir-fikir atas keputusan ini” ungkap JPU saat persidangan berlangsung.

Reporter : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here