Kasus Pencemaran Nama Baik, Sang Pelopor Keadilan Menerima Vonis…! Fadli A. Aziz Angkat Bicara

0
373

PARIMO | matarakyatindo.com – Setelah bergulirnya kasus pencemaran nama baik Bupati Parigi Moutong kurun waktu tujuh pekan, akhirnya Rabu, 16 Desember 2020 Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Parigi, Memvonis H. Sukri Tjakunu 3 Bulan Penjara.

Sang penegak keadilan tak pernah terlihat gentar ketika dirinya dinyatakan bersalah oleh Hakim yang mengadilinya. Semua itu diterima dengan ‘lapang dada’ sehingga sahabat dekatnya Fadli A. Aziz Angkat bicara.

Menurut Fadli, sebenarnya untuk pelaporan kasus ini telah terjadi tiga tahun yang lalu, sang pelapor bukanlah yang merasa tercemarkan nama baiknya (dalam hal ini Samsurizal Tombolotutu) tapi orang lain. Kasus pencemaran nama baik ini terkait dengan selebaran mengenai Kasus Bencana Alam Fiktif yang terjadi di Parigi Moutong.

Haji Sukri Tjakunu, seorang pejuang Anti Korupsi yang pemberani kata Fadli. Beliau bagi dirinya adalah simbol perjuangan untuk menguak berbagai Kasus Korupsi di daerah ini.

“Di Usia yang tidak muda lagi, lebih dari setengah abad, beliau masih tetap mendedikasikan hidupnya Aktif sebagai pegiat Anti Korupsi” ujar Fadli.

Jika menelisik hasil perjuangan H. Sukri Tjakunu, ternyata banyak orang-orang yang dulu bersamanya dalam perjuangan, satu persatu telah gugur oleh karena posisi, receh dan hal kepentingan lainnya, namun beliau tetap kokoh dengan sikapnya, Istiqomah pada jalan perjuangan untuk kebaikan daerah ini.

“Saya koq heran kasus seperti ini mendapat atensi penuh setelah tiga tahun diam tak bergerak dan tiba-tiba bergulir kembali. Banyak yang menduga ini adalah respon dari kepanikan atas gerakan-gerakan yang di motori oleh H. Sukri Tjakunu” tulis Fadli melalui press rilisnya siang ini kepada matarakyatindo.com sore ini.

Yang jelasnya, dirinya sangat yakin dan percaya serta meyakini betul bahwa akan ada balasan dan penjara yang setimpal bagi mereka dibelakang hari nanti…! Inn Sya Allah, tutupnya sambil berdoa. (**)

Reporter : TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here