Kedepan Pemeriksaan BPK Semakin Ketat. OPD Diharapkan Perbaiki Administrasi, Begini Kata Yusrin

0
100

PARIMO | matarakyatindo.com – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Parigi Moutong Yusrin, SE, MM menegaskan, bahwa kedepan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semakin ketat. Kata Yusrin ibarat orang mencari telur kutu maka dimana ada cela disitulah didapatkan kasusnya.

“Kedepan pemeriksaan BPK semakin ketat. Diharapkan OPD untuk memperbaiki Administrasinya,”Kata Yusrin saat ditemui Tim IKP Diskominfo di ruang kerjannya, Rabu, (28/5/20).

Perbaikan administrasi yang dimaksud kata Yusrin adalah administrasi yang benar bukan administrasi rekayasa seperti administrasi keuangan dan administrasi kepegawaian.

Lanjut Yusrin, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong harus mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih, jangan sampai menurun menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Disclaemer.

Menurutnya, sesuai hasil temuan BPK tahun 2019 baru baru ini, banyak Pegawai menjadi temuan BPK untuk perjalanan Dinas. Karena BPK memeriksa dengan menggunakan Aplikasi.

“Kemarin ada sekitar 2000-an Pegawai temuan Perjalanan Dinas (Perdis) dari BPK yang tersebar dibeberapa OPD, dan itu harus dikembalikan. Ada temuan selisih perjalanan, kelebihan pembayaran, dan ada juga bersamaan tanggal perjalnan Dinasnya. Ini yang kita wanti wanti, mudah mudahan tidak terulang lagi. Karena pemeriksaan kedepannya semakin ketat,”Ujar Yusrin.

*TIM IKP DISKOMINFO PARIGI MOUTONG*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here