Kejiiii…! Kakek Tega ‘Setubuhi’ Cucu Dua Kali Dengan Cara Ancam Menggerek Leher, Berikut Kisahnya

0
182

PARIMO | matarakyatindo.com – Cerita seorang kakek setubuhi anak di bawah umur di salah satu wilayah Kecamatan Parigi Kabupaten Parimo (Sulteng) nampaknya sudah jadi bahan pergunjingan di akhir Ramadhan ini.

Menurut pengakuan kerabat korban, kejadian ‘enjot-enjotan’ yang dilakukan oleh kakek inisial UD terhadap anak bau kencur inisial NH terjadi di dua lokasi di wilayah Kelurahan Loji dan Kelurahan Masigi sebagaimana pengakuan korban kepada teman sebayanya, lalu teman korban inilah yang melapor kepihak keluarganya.

“Saya dipaksa sama kakek waktu dia peluk, baru dia ancam mo dipotong leherku kalau kejadian ini di cerita ke orang lain” cerita korban kepada temannya.

Akhirnya setelah firalnya cerita sang kakek setubuhi cucu, salah seorang keluarga korban langsung melapor ke Polisi untuk penanganannya.

Kepada media ini, Kapolres Parimo melalui Kasat Reskrim AKP DONATUS KONO SH, SI.K membenarkan telah terjadi Tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur di Wilayah Kecamatan Parigi.

Aksi tindak pidana persetubuhan ini diduga dilakukan oleh UD terhadap anak NH yang terjadi sebanyak 2 kali, yaitu pada kejadian pertama diperkirakan terjadi pada sekitar bulan Desember tahun 2020 dan kejadian kedua terjadi pada sekitar bulan Februari 2021.

Adapun UD merupakan kakek dari NH atau adik kandung dari kakek kandung korban NH.

persetubuhan tersebut dilakukan dengan cara memaksa korban NH untuk melakukan hubungan layaknya suami istri yakni dengan cara mengancam korban akan mengiris leher korban apabila korban menceritakan perihal persetubuhan tersebut kepada orang lain.

Akibat persetubuhan paksa tersebut, kini korban mengalami infeksi berat di bagian ‘V’ (maaf-sensor) bahkan sempat tidak sadarkan diri sehingga harus dirawat intensif selama kurang lebih 2 minggu di RSUD Anuntaloko Parigi, kata Kasat Reskrim melalui pesan singkatnya.

Berikut daftar laporan polisi :

– No LP : LP – B / 54 / III / Res.1.24 / 2021 / Polda Sulteng / Res.Parimo, tgl 17 Maret 2021.

– Usia Korban : 10 Thun, 4 Bulan

– Usia Pelaku : 57 Tahun (Sudah Kakek-Kakek)

– Hubungan Korban Dan Pelaku : Pelaku adalah adik Kandung dri kakek sungguh Korban, Pelaku termasuk kakek korban.

– Tkp pertama di Perumahan salah satu Sekolah Tk di Kecamatan Parigi
– Tkp Kedua terjadi di dirumah Kakek Korban di salah satu Kelurahan wilayah Kecamatan Parigi.

– Pasal Yang Diterapkan : Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1) Undang-undang RI No 17 tahun 2016 ttg penetapan Pemerintah Pengganti Undang- undang No 1 thun 2016 ttg perubahan kedua atas Undang- undang RI No 23 thn 2002 ttg perlindungan anak Jo Pasal 65 Ayat (1) Kuhp

– Ancaman Hukuman : Paling kurang 5 Tahun dan paling tinggi 15 Tahun Penjara.

*Himbauannya Dari Kapolres Parimo :*

*Agar Masyarakat Selalu Mengawasi Putra-putrinya Untuk menghindarkan putra-putrinya dari Para Pelaku-pelaku Yang Menyasar Anak sebagai Korbannya*

Penulis : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here